Manajemen Rantai Pasok dan Logistik (Supply Chain Management & Logistics) 4 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan membangun pemahaman bahwa Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management/SCM) adalah upaya terkoordinasi lintas organisasi untuk menciptakan dan mengantarkan nilai kepada pelanggan secara konsisten. Mahasiswa diarahkan melihat SCM sebagai sistem end-to-end, bukan sekadar aktivitas logistik atau distribusi. Fokus sesi […]
Manajemen Persediaan (Inventory Management) 4 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan membantu mahasiswa memahami bahwa persediaan (inventory) merupakan elemen penting dalam operasi yang berfungsi untuk menyeimbangkan ketidakpastian permintaan dan pasokan. Mahasiswa diarahkan untuk melihat persediaan bukan sebagai tujuan, melainkan sebagai konsekuensi dari keputusan sistem operasi. Fokus sesi adalah bagaimana manajemen persediaan mendukung kelancaran proses, tingkat
Analisis Proses dan Utilisasi (Process Analysis & Utilization) 4 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk menganalisis proses operasi secara sistematis guna meningkatkan efisiensi, kapasitas efektif, dan kinerja keseluruhan. Mahasiswa diarahkan untuk melihat proses apa adanya di lapangan, bukan sebagaimana tertulis dalam prosedur. Fokus sesi adalah bagaimana analisis proses membantu manajer mengidentifikasi
Manajemen Kapasitas (Capacity Management) 4 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman bahwa kapasitas adalah komitmen strategis yang menentukan kemampuan organisasi memenuhi permintaan pelanggan. Mahasiswa diarahkan melihat manajemen kapasitas sebagai keputusan yang menyeimbangkan biaya, tingkat layanan, dan fleksibilitas. Fokus sesi adalah bagaimana kapasitas direncanakan dan dikelola secara manajerial, bukan sekadar dihitung. 2.
Peramalan dan Perencanaan Permintaan (Forecasting and Demand Planning) 4 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan membangun pemahaman bahwa peramalan (forecasting) merupakan fondasi utama bagi hampir seluruh keputusan operasional, mulai dari kapasitas, persediaan, hingga penjadwalan produksi. Mahasiswa diarahkan untuk menyadari bahwa tanpa peramalan yang memadai, operasi akan berjalan secara reaktif dan tidak terkoordinasi. Fokus sesi bukan
Membedah Manufaktur Seluler Panduan untuk Pemula Pendahuluan: Mengapa Tata Letak Pabrik Sangat Penting? Bayangkan dua jenis mobil: mobil balap Formula 1 yang dibuat khusus dan mobil keluarga yang diproduksi secara massal. Keduanya adalah mobil, tetapi cara pembuatannya sangat berbeda. Mobil F1 adalah sebuah proyek unik, di mana setiap komponen dirancang dan dirakit secara khusus untuk
Desain Proses, Fasilitas, dan Pekerjaan (Process, Facility, and Work Design) 4 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan membangun pemahaman bahwa keunggulan operasional sangat ditentukan oleh bagaimana proses, fasilitas, dan pekerjaan dirancang sejak awal. Mahasiswa diarahkan untuk melihat bahwa banyak masalah operasional (biaya tinggi, keterlambatan, kualitas buruk) sebenarnya bersumber dari desain sistem, bukan dari kesalahan individu.
Goods and Service Design 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami bagaimana desain barang dan jasa memengaruhi kinerja operasi, kualitas, biaya, fleksibilitas, serta pengalaman pelanggan. Mahasiswa diperkenalkan pada desain sebagai keputusan strategis awal yang menentukan keberhasilan operasi jangka panjang. 2. Konsep Utama Goods and Service Design Goods and Service Design adalah proses
Implementasi Design Thinking dalam Operasi 4 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan mengintegrasikan seluruh konsep OSCM melalui penerapan Design Thinking pada masalah operasional nyata. Mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan kemampuan berpikir sistemik, analitis, dan kreatif dalam merancang solusi yang layak secara operasional dan bernilai bagi pelanggan. Fokus utama sesi ini adalah implementasi, bukan sekadar pemahaman konsep.
Desain Rantai Pasok (Supply Chain Design) 4 1. Tujuan Sesi Sesi ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman bahwa desain rantai pasok merupakan keputusan strategis jangka panjang yang menentukan biaya, kecepatan respons, fleksibilitas, dan risiko operasi. Mahasiswa diarahkan melihat rantai pasok sebagai sistem terintegrasi end-to-end, bukan sekadar urusan logistik. Fokus utama sesi adalah bagaimana pilihan desain