Module 11: Additional Differentiation Topics
Topik Diferensiasi Lanjutan: Logaritma, Eksponensial, Elastisitas, Implisit, Metode Newton, dan Turunan Tingkat Tinggi.
12.1 Turunan Fungsi Logaritma
Turunan dari ln(u) sangat penting untuk memodelkan pertumbuhan yang melambat atau elastisitas. Aturan dasarnya adalah turunan dari ln|u| adalah (1/u) · u’.
Fungsi penawaran: q(p) = 25 + 2 ln(3p2 + 4).
Laju perubahan penawaran terhadap harga: dq/dp = 2 · [1 / (3p2 + 4)] · (6p) = 12p / (3p2 + 4).
Menyederhanakan logaritma sebelum menurunkan (jika memungkinkan) sering kali menghemat waktu dan mengurangi risiko kesalahan aljabar.
12.2 Turunan Fungsi Eksponensial
Fungsi eksponensial dengan basis e adalah satu-satunya fungsi yang turunannya proporsional dengan dirinya sendiri, menjadikannya ideal untuk memodelkan pertumbuhan atau peluruhan kontinu.
Nilai portofolio investasi: V(t) = 500e0,08t (dalam jutaan).
Laju perubahan nilai terhadap waktu: V'(t) = 500 · e0,08t · 0,08 = 40e0,08t.
Pada tahun ke-3 (t=3): V'(3) = 40e0,24 ≈ 50,85.
Ini berarti pada tahun ke-3, portofolio Anda tumbuh dengan laju sekitar Rp 50,85 juta per tahun. Memahami laju ini krusial untuk menyesuaikan strategi investasi menjelang target tahun 2027.
12.3 Elastisitas Permintaan
Elastisitas permintaan (η) mengukur persentase perubahan kuantitas yang diminta akibat perubahan harga sebesar 1%. Ini krusial untuk strategi penetapan harga (pricing strategy).
Fungsi permintaan: q = 1000 / p2. Maka dq/dp = −2000 / p3.
Elastisitas: η = (p / (1000/p2)) · (−2000 / p3) = (p3 / 1000) · (−2000 / p3) = −2.
Karena |η| = 2 > 1, permintaan bersifat elastis. Menurunkan harga sebesar 1% akan meningkatkan permintaan sebesar 2%, sehingga total pendapatan (revenue) akan naik.
12.4 Diferensiasi Implisit
Digunakan ketika variabel dependen (y) tidak dapat atau sulit diisolasi secara eksplisit sebagai fungsi dari x. Kita turunkan kedua ruas terhadap x, mengingat y adalah fungsi dari x (gunakan aturan rantai).
Fungsi keuntungan implisit: x2 + 4y2 = 100 (di mana x dan y adalah jumlah dua produk).
Turunkan kedua ruas terhadap x: 2x + 8y(dy/dx) = 0.
Selesaikan untuk dy/dx: dy/dx = −2x / 8y = −x / 4y.
Ini memberikan laju substitusi marjinal (MRT) antara kedua produk untuk mempertahankan tingkat keuntungan yang konstan.
12.5 Diferensiasi Logaritmik
Teknik ampuh untuk menurunkan fungsi berbentuk y = uv (variabel di basis dan eksponen) atau fungsi dengan banyak faktor perkalian/pembagian.
Output Q = A · Lα · Kβ. Ambil ln: ln Q = ln A + α ln L + β ln K.
Turunkan terhadap L (dengan K konstan): (1/Q)(dQ/dL) = α / L.
Produktivitas Marjinal Tenaga Kerja: dQ/dL = α · (Q / L).
Ini menunjukkan bahwa produktivitas marjinal tenaga kerja proporsional terhadap rata-rata produk tenaga kerja (Q/L).
12.6 Metode Newton
Algoritma numerik untuk mencari akar persamaan f(x) = 0 secara iteratif, sangat berguna ketika solusi aljabar tertutup tidak tersedia (misalnya, mencari IRR atau titik impas non-linear).
Jika P(x) = −x3 + 12x2 + 3 ln(x) − 850 = 0.
Tebakan awal x1 = 10. Hitung f(10) dan f'(10), lalu gunakan rumus iterasi untuk mendekati akar hingga selisih dua iterasi berturut-turut kurang dari 0,0001.
Metode ini sangat efisien diimplementasikan di spreadsheet atau kalkulator untuk menemukan titik impas yang presisi.
12.7 Turunan Tingkat Tinggi
Turunan kedua, ketiga, dan seterusnya. Dalam fisika, turunan ketiga dari posisi terhadap waktu disebut jerk (sentakan), yang mengukur perubahan percepatan. Dalam bisnis, turunan kedua dari fungsi biaya adalah laju perubahan biaya marjinal.
Jika f(x) = x ln x, maka f'(x) = 1 + ln x, dan f”(x) = 1/x.
Mengetahui turunan tingkat tinggi membantu dalam uji turunan kedua untuk optimasi (maksimum/minimum) dan analisis kecekungan kurva.
🎯 Chapter 12 Review Problems (Komprehensif)
Soal-soal kunci untuk menguji penguasaan konsep diferensiasi lanjutan. Klik untuk melihat pembahasan.
Review 1: Turunan Logaritma
🔍 Lihat Pembahasan
Pembahasan: Gunakan aturan rantai dengan u = x2 + 1. Maka du/dx = 2x. Sehingga dy/dx = (1/u) · (du/dx) = 2x / (x2 + 1).
Review 2: Turunan Eksponensial
🔍 Lihat Pembahasan
Pembahasan: Gunakan aturan rantai dengan u = 3x2. Maka du/dx = 6x. Sehingga dy/dx = eu · (du/dx) = 6x e3x2.
Review 3: Diferensiasi Implisit
🔍 Lihat Pembahasan
Pembahasan: Turunkan kedua ruas terhadap x: 2x + 2y(dy/dx) = 0. Selesaikan untuk dy/dx: 2y(dy/dx) = −2x → dy/dx = −x / y.
Review 4: Diferensiasi Logaritmik
🔍 Lihat Pembahasan
Pembahasan: ln y = x ln x. Turunkan kedua ruas: (1/y)(dy/dx) = 1 · ln x + x · (1/x) = ln x + 1. Maka dy/dx = y(ln x + 1) = xx(ln x + 1).
Review 5: Metode Newton
🔍 Lihat Pembahasan
Pembahasan: f'(x) = 3x2. x2 = 1 − (13 − 2) / (3(1)2) = 1 − (−1/3) = 1,333. x3 = 1,333 − (1,3333 − 2) / (3(1,333)2) ≈ 1,26. Konvergen ke √[3]{2}.
Review 6: Turunan Tingkat Tinggi
🔍 Lihat Pembahasan
Pembahasan: f'(x) = 3x2 ln x + x3(1/x) = 3x2 ln x + x2.
f”(x) = 6x ln x + 3x2(1/x) + 2x = 6x ln x + 3x + 2x = 6x ln x + 5x.
Review 7: Elastisitas Permintaan
🔍 Lihat Pembahasan
Pembahasan: Saat q = 20, p = 100 − 40 = 60. dp/dq = −2, maka dq/dp = −1/2.
η = (p / q) · (dq/dp) = (60 / 20) · (−1/2) = 3 · (−0,5) = −1,5. Karena |η| > 1, permintaan elastis.