Module 12: Curve Sketching & Optimization
Ekstremum Relatif & Absolut, Kecekungan, Asimtot, dan Aplikasi Optimasi Bisnis. Materi LEAN dengan visualisasi SVG native.
🎥 Playlist Kuliah Pendukung
13.1 Ekstremum Relatif & Uji Turunan Pertama
Turunan pertama f'(x) menunjukkan kemiringan kurva. Jika f'(x) > 0, fungsi naik. Jika f'(x) < 0, fungsi turun. Nilai kritis terjadi saat f'(x) = 0 atau f'(x) tidak terdefinisi.
Fungsi laba: L(q) = −q3 + 15q2 − 36q (dalam ratus ribu Rp).
L'(q) = −3q2 + 30q − 36 = −3(q − 2)(q − 8).
Nilai kritis: q = 2 dan q = 8.
Uji tanda: L'(1) < 0, L'(5) > 0, L'(10) < 0.
Laba minimum relatif di q=2, dan laba maksimum relatif di q=8 unit. Ini memberi tahu pemilik usaha jumlah produksi optimal harian.
13.2 Ekstremum Absolut pada Interval Tertutup
Teorema Nilai Ekstrem: Jika fungsi kontinu pada interval tertutup [a, b], maka fungsi tersebut pasti memiliki nilai maksimum dan minimum absolut pada interval tersebut.
Fungsi pendapatan: R(p) = −2p2 + 120p, untuk p dalam interval [10, 40].
R'(p) = −4p + 120 = 0 → p = 30 (nilai kritis).
Evaluasi: R(10) = 1000, R(30) = 1800, R(40) = 1600.
Pendapatan maksimum absolut adalah Rp 1.800.000 pada harga p = 30. Meskipun p=40 lebih tinggi, pendapatan justru turun karena permintaan anjlok.
13.3 Kecekungan (Concavity) & Titik Belok
Turunan kedua f”(x) mengukur laju perubahan kemiringan. Jika f”(x) > 0, kurva cekung ke atas (seperti mangkuk). Jika f”(x) < 0, kurva cekung ke bawah.
Nilai portofolio: V(t) = −t3 + 6t2 + 10 (t dalam tahun).
V'(t) = −3t2 + 12t (laju pertumbuhan).
V”(t) = −6t + 12. Titik belok di t = 2.
Sebelum tahun ke-2, laju pertumbuhan portofolio Anda semakin cepat (cekung atas). Setelah tahun ke-2, meskipun nilai masih naik, laju pertumbuhannya melambat (cekung bawah). Ini sinyal untuk mulai menyesuaikan strategi investasi menjelang 2027.
13.4 Uji Turunan Kedua
Cara cepat mengklasifikasikan nilai kritis (di mana f'(c) = 0) tanpa membuat tabel tanda.
Jika f'(c) = 0 dan f”(c) > 0 → Minimum Relatif.
Biaya rata-rata: C(q) = q + 100/q.
C'(q) = 1 − 100/q2 = 0 → q = 10.
C”(q) = 200/q3. Pada q = 10, C”(10) = 200/1000 = 0.2 > 0.
Karena C”(10) > 0, q = 10 adalah minimum relatif (dan absolut untuk q>0). Produksi 10 unit memberikan biaya rata-rata terendah.
13.5 Asimtot (Vertical, Horizontal, Oblique)
Asimtot menggambarkan perilaku ekstrem fungsi: vertikal saat penyebut nol, horizontal saat x → ∞.
Jumlah pengguna aktif setelah t bulan: U(t) = 5000t / (t + 10).
limt→∞ U(t) = limt→∞ 5000 / (1 + 10/t) = 5000.
Garis y = 5000 adalah asimtot horizontal. Ini berarti pasar memiliki batas jenuh (saturation point) maksimal 5.000 pengguna, tidak peduli berapa lama Anda beriklan.
13.6 Aplikasi Maksimum & Minimum (Optimasi)
Langkah kunci: 1. Identifikasi fungsi tujuan (misal: Laba, Biaya). 2. Nyatakan dalam satu variabel. 3. Cari turunan, samakan dengan 0. 4. Verifikasi dengan uji turunan kedua.
Kotak tanpa tutup dengan volume 500 cm3 dan alas persegi (sisi x, tinggi h). Minimalkan luas permukaan (bahan).
Kendala: x2h = 500 → h = 500/x2.
Fungsi Tujuan (Luas): A = x2 + 4xh = x2 + 4x(500/x2) = x2 + 2000/x.
A'(x) = 2x − 2000/x2 = 0 → 2x3 = 2000 → x = 10 cm.
A”(10) = 2 + 4000/1000 = 6 > 0 (Minimum).
Dimensi optimal: alas 10×10 cm, tinggi 5 cm. Ini menghemat biaya bahan kemasan secara maksimal.
📝 Latihan Soal Pilihan (per Section)
Soal 1 (13.1): Cari nilai kritis dari f(x) = x3 − 12x.
Pembahasan: f'(x) = 3x2 − 12 = 3(x2 − 4) = 3(x − 2)(x + 2). Samakan dengan 0.
Soal 2 (13.4): Gunakan uji turunan kedua untuk f(x) = x3 − 3x2 di x = 2.
Pembahasan: f'(x) = 3x2 − 6x. f'(2) = 0. f”(x) = 6x − 6. f”(2) = 6 > 0, jadi minimum relatif.
Soal 3 (13.5): Cari asimtot horizontal dari f(x) = (3x + 1) / (x − 2).
Pembahasan: Bagi pembilang dan penyebut dengan x: limx→∞ (3 + 1/x) / (1 − 2/x) = 3 / 1 = 3.
Soal 4 (13.6): Maksimumkan A = x(20 − x).
Pembahasan: A(x) = 20x − x2. A'(x) = 20 − 2x = 0 → x = 10. A”(x) = −2 < 0 (Maksimum).
🎯 Chapter 13 Review Problems (Komprehensif)
Soal-soal kunci untuk menguji penguasaan penggambaran kurva dan optimasi. Klik untuk melihat pembahasan.
Review 1: Analisis Fungsi Lengkap
🔍 Lihat Pembahasan
Maksimum relatif di x = 0 (f(0) = 4). Minimum relatif di x = 2 (f(2) = 0).
f”(x) = 6x − 6 = 0 → x = 1. Titik belok di (1, 2).
Review 2: Ekstremum Absolut
🔍 Lihat Pembahasan
Evaluasi: f(0) = 1, f(1) = 5, f(3) = 1, f(4) = 5.
Maksimum absolut: 5 (di x=1 dan x=3). Minimum absolut: 1 (di x=0 dan x=3).
Review 3: Asimtot
🔍 Lihat Pembahasan
Asimtot Horizontal: limx→±∞ (x2/x2) = 1. Jadi, y = 1.
Review 4: Optimasi Geometri
🔍 Lihat Pembahasan
Kendala: 2x + y = 200 → y = 200 − 2x.
Luas: A = xy = x(200 − 2x) = 200x − 2x2.
A'(x) = 200 − 4x = 0 → x = 50. A”(x) = −4 < 0 (Maksimum).
Dimensi optimal: Lebar = 50 m, Panjang = 100 m. Luas maksimal = 5.000 m2.
Review 5: Optimasi Bisnis (EOQ Sederhana)
🔍 Lihat Pembahasan
H/2 = DS/x2 → x2 = 2DS/H → x = √(2DS/H).
C”(x) = 2DS/x3 > 0 untuk x > 0, sehingga ini adalah minimum absolut. Ini adalah rumus Economic Order Quantity (EOQ) yang terkenal.
Review 6: Laffer Curve (Aplikasi Ekonomi)
🔍 Lihat Pembahasan
R”(t) = −2 < 0, jadi ini maksimum.
Jawaban: Pendapatan pajak maksimal tercapai pada tingkat pajak 50%. Di atas 50%, pendapatan justru turun karena insentif bekerja hilang (konsep Kurva Laffer).