Bonus Module 3: Deep Dive into Functions & Graphs
Eksplorasi lanjutan fungsi invers, transformasi grafik, dan fungsi beberapa variabel untuk pemodelan bisnis yang lebih kompleks dan akurat.
1. Fungsi Invers dalam Konteks Bisnis
Jika fungsi permintaan dinyatakan sebagai harga sebagai fungsi dari kuantitas, p = f(q), maka fungsi inversnya, q = fโ1(p), memberi tahu kita berapa banyak unit yang akan diminta pada tingkat harga tertentu. Ini sangat berguna untuk perencanaan inventaris berdasarkan target harga.
Fungsi biaya total produksi keripik adalah C(q) = 5.000q + 15.000.000.
Jika pada bulan ini total biaya yang tercatat di laporan keuangan adalah Rp 45.000.000, berapa unit yang sebenarnya diproduksi?
Kita cari fungsi inversnya: q = (C โ 15.000.000) / 5.000.
Substitusi C = 45.000.000: q = (45.000.000 โ 15.000.000) / 5.000 = 6.000 unit.
Fungsi invers memungkinkan kita “membalik” model untuk menemukan input yang menghasilkan output tertentu, sangat berguna untuk audit, verifikasi data, dan reverse-engineering target.
2. Transformasi dan Refleksi Grafik
Transformasi grafik (pergeseran, peregangan, refleksi) membantu kita memahami bagaimana perubahan parameter memengaruhi model bisnis tanpa harus menggambar ulang dari nol.
Fungsi biaya asli: C(q) = 10.000q + 5.000.000.
Jika terjadi kenaikan biaya tetap (sewa gudang) sebesar Rp 2.000.000, fungsi biaya baru menjadi Cbaru(q) = C(q) + 2.000.000.
Secara grafik, ini adalah translasi vertikal ke atas sebesar 2.000.000 unit. Titik impas (BEP) akan bergeser ke kanan, artinya Anda perlu menjual lebih banyak unit untuk mencapai titik impas yang baru.
3. Fungsi Beberapa Variabel & Kurva Level
Dalam bisnis nyata, output sering kali bergantung pada lebih dari satu input. Fungsi z = f(x, y) memodelkan hal ini. Kurva level (level curves) memproyeksikan fungsi 3D ke bidang 2D, menunjukkan kombinasi input yang menghasilkan output yang sama.
Laba dari dua produk: ฯ(x, y) = 20.000x + 30.000y.
Kurva level untuk target laba Rp 600.000.000 adalah: 20.000x + 30.000y = 600.000.000 โ 2x + 3y = 60.000.
Setiap titik pada garis lurus ini mewakili kombinasi produksi Produk X dan Y yang menghasilkan keuntungan yang persis sama. Ini adalah fondasi visual dari Pemrograman Linear.
๐ Latihan Soal & Review (Collapsible)
Uji pemahaman Anda dengan soal-soal aplikasi berikut. Klik untuk melihat pembahasan.
Soal 1: Fungsi Invers (Target Penjualan)
Jawaban: q = 200 unit.
Pembahasan: 6.000.000 = 50.000q โ 100q2 โ 100q2 โ 50.000q + 6.000.000 = 0 โ q2 โ 500q + 60.000 = 0.
Faktorkan: (q โ 200)(q โ 300) = 0. Karena kita berada pada sisi kurva yang meningkat (sebelum titik maksimum pendapatan di q = 250), maka q = 200.
Soal 2: Transformasi Grafik (Skala Mata Uang)
Jawaban: CUSD(x) = (1 / 15.000) ร C(x).
Pembahasan: Ini adalah penskalaan vertikal (vertical shrinking) dengan faktor 1/15.000. Bentuk kurva tetap sama, tetapi nilai pada sumbu Y menjadi 1/15.000 dari nilai aslinya.
Soal 3: Fungsi Beberapa Variabel (Evaluasi)
Jawaban: Rp 11.000.000.
Pembahasan: C(300, 200) = 10.000(300) + 15.000(200) + 5.000.000 = 3.000.000 + 3.000.000 + 5.000.000 = 11.000.000.
Soal 4: Kurva Level (Isocost)
Jawaban: 2x + 3y = 60.
Pembahasan: 4x + 6y = 120. Bagi kedua ruas dengan 2 untuk menyederhanakan: 2x + 3y = 60. Ini adalah garis lurus yang menunjukkan semua kombinasi x dan y yang biayanya tepat 120.