Kembali ke Peta Materi Learning Path Business Decision Modeling

📦 Sesi 12: Inventory Control Models

Inventory control model membantu menjawab dua pertanyaan fundamental: “Kapan harus memesan?” dan “Berapa banyak yang harus dDPesan?” Persediaan berlebih mengikat modal, sementara persediaan sedikit menyebabkan stockout. Di sesi ini, kita pelajari EOQ, ROP, Safety Stock, dan Quantity Discount dengan Excel.

📦 Bagian 1: Basic EOQ Model (Economic Order Quantity)

🤔 Apa Itu EOQ?

Economic Order Quantity (EOQ) adalah jumlah pesanan optimal yang meminimalkan total biaya persediaan. Pada titik EOQ, Annual Ordering Cost = Annual Holding Cost.

🛒 Analogi Belanja: Beli sedikit-sedikit (biaya transport naik) vs beli banyak sekaligus (biaya simpan & risiko basi naik). EOQ adalah titik sweet spot.

📊 Rumus EOQ

Q* = √(2DS / H)

Dimana: D = Permintaan tahunan, S = Biaya pesan per order, H = Biaya simpan per unit per tahun.

💡 Keputusan: Pesan sebanyak Q* setiap kali order untuk menekan total biaya seminimal mungkin.
🛡️ Bagian 2: Reorder Point (ROP) & Safety Stock

🤔 Apa Itu Reorder Point?

ROP adalah level stok di mana Anda harus segera memesan ulang sebelum barang habis selama lead time. Jika permintaan tidak pasti, tambahkan Safety Stock untuk mencapai Service Level yang diinginkan.

⛽ Analogi Bensin: Lampu indikator menyala saat sisa 10 liter (itu ROP). Safety Stock adalah cadangan ekstra kalau macet atau pom bensin tutup.
ROP = (d × L) + Safety Stock
Safety Stock = Z × σdLT
💡 Keputusan: Segera pesan ke supplier ketika stok menyentuh angka ROP untuk memastikan probabilitas kehabisan stok minimal.
🏭 Bagian 3: Production Order Quantity (POQ) & Quantity Discount

🤔 Kapan Pakai POQ?

POQ digunakan saat barang diproduksi internal dan masuk gudang secara bertahap, sehingga biaya simpan lebih rendah dari EOQ biasa.

Q* = √[ 2DS / (H(1 – d/p)) ]

🤔 Kapan Pakai Quantity Discount?

Uji apakah penghematan harga beli sebanding dengan kenaikan biaya simpan. Hitung Total Cost (TC) untuk setiap Q yang valid, lalu pilih Q dengan TC terendah.

📝 Bagian 4: Tugas Praktikum & Implementasi
  1. Pilih Kasus: Gunakan data UMKM nyata atau buat data simulasi yang realistis.
  2. Input ke Modul: Isi parameter (D, S, H, Lead Time) ke dalam file Excel.
  3. Analisis: Tulis 1-2 paragraf kesimpulan di sheet Excel.
⚠️ Peringatan: Pastikan satuan waktu (hari/bulan/tahun) untuk D dan H konsisten. Kesalahan konversi adalah penyebab utama hasil yang tidak masuk akal!
🎥 Bagian 5: Video Kuliah Inventory Control Models

Tonton video penjelasan lengkap tentang model pengendalian persediaan — dari EOQ dasar sampai ABC Analysis.

📥 Bagian 6: Unduh File Pendukung (Excel Modules)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

🎧 Audio Reader + Karaoke
Gaya BicaraNormal
SuaraMemuat…
Kecepatan1.0x
⏳ Memuat script…