SESI 07a

SESI 07: PROJECT MANAGEMENT (PERT & CPM)

Merencanakan, Menjadwalkan, dan Mengontrol Proyek Kompleks dengan Network Diagram & Analisis Probabilistik

Mengapa Project Management Penting?
Di sesi-sesi sebelumnya, kita fokus pada optimasi sumber daya harian. Di sesi ini, kita beralih ke pengendalian proyek satu kali (one-time projects) yang kompleks. Ketika bisnis Anda mengerjakan proyek besarβ€”misalnya instalasi alat pengendalian polusi, renovasi pabrik, atau peluncuran produk baruβ€”Anda perlu menjawab: “Kapan proyek selesai? Aktivitas mana yang kritis? Berapa probabilitas proyek selesai tepat waktu?”

Dua teknik utama yang akan kita pelajari:

  • CPM (Critical Path Method): Pendekatan deterministik dengan satu estimasi waktu pasti per aktivitas.
  • PERT (Program Evaluation and Review Technique): Pendekatan probabilistik dengan tiga estimasi waktu untuk menangani ketidakpastian.

7.1 Project Network & Critical Path Method (CPM)

πŸ—οΈ Studi Kasus: “Instalasi Pengendalian Polusi Pabrik Logam Nusantara” (Adaptasi File 7-2)

Skenario: Pabrik harus menginstal sistem pengendalian polusi dalam waktu terbatas. Ada 8 aktivitas utama (A-H) dengan ketergantungan (precedence) tertentu.

AktivitasDeskripsiPredecessorWaktu (Minggu)
ABangun komponen internalβ€”2
BModifikasi atap & lantaiβ€”3
CBangun cerobong koleksiA2
DCor beton & pasang rangkaA, B4
EBangun burner suhu tinggiC4
FPasang sistem kontrol polusiC3
GPasang alat polusi udaraD, E5
HInspeksi & uji cobaF, G2

Hasil Forward & Backward Pass (File 7-2.xls)

AktivitasDurasiESTEFTLSTLFTSlackCritical?
A202020YA
B303141Tidak
C224240YA
D437481Tidak
E448480YA
F34710136Tidak
G58138130YA
H2131513150YA
Critical Path: Start β†’ A β†’ C β†’ E β†’ G β†’ H
Total Durasi Proyek: 2 + 2 + 4 + 5 + 2 = 15 minggu

️ Catatan Penting: Aktivitas dengan Slack = 0 berada di Critical Path. Keterlambatan 1 hari saja pada aktivitas ini akan menunda keseluruhan proyek.


7.2 PERT Analysis: Menghadapi Ketidakpastian

πŸ“ˆ Tiga Estimasi Waktu & Distribusi Beta (Adaptasi File 7-1)

Dalam dunia nyata, durasi aktivitas jarang pasti. PERT menggunakan 3 estimasi waktu: Optimistic (a), Most Likely (m), dan Pessimistic (b).

Expected Time (t): t = (a + 4m + b) / 6

Variance (σ²): σ² = [(b βˆ’ a) / 6]²

Standard Deviation (σ): σ = √(σ²) = (b βˆ’ a) / 6

πŸ“Š Perhitungan PERT (File 7-1.xls)

AktivitasambExpected (t)Variance (σ²)
A1232.000.11
B2343.000.11
C1232.000.11
D2464.000.44
E1474.001.00
F1293.001.78
G34115.001.78
H1232.000.11
πŸ–₯️ Formula Excel untuk PERT
  • Expected Time: =(C5 + 4*D5 + E5)/6
  • Variance: =((E5-C5)/6)^2

7.3 Probabilitas Penyelesaian Proyek

🎯 Menghitung Probabilitas dengan Distribusi Normal

PERT berasumsi bahwa total durasi proyek mengikuti distribusi normal. Kita dapat menghitung probabilitas proyek selesai sebelum deadline tertentu.

Project Variance (σ²p): Jumlah varians aktivitas pada critical path (A+C+E+G+H)
σ²p = 0.11 + 0.11 + 1.00 + 1.78 + 0.11 = 3.11

Project Std Dev (σp): √3.11 = 1.76 minggu

Z-Score: Z = (Target Time βˆ’ Expected Time) / σp

πŸ“Š Contoh Perhitungan

Pertanyaan: Jika deadline adalah 16 minggu, berapa probabilitas proyek selesai tepat waktu?

Z = (16 βˆ’ 15) / 1.76 = 0.57

Dari tabel distribusi normal: P(Z ≤ 0.57) = 0.7157
Artinya, ada 71.57% peluang proyek selesai dalam 16 minggu atau kurang.
πŸ–₯️ Formula Excel untuk Probabilitas
  • Z-Score: =(Target - Expected) / SQRT(Project_Variance)
  • Probabilitas: =NORM.S.DIST(Z, TRUE)

7.4 Project Crashing: Mempercepat Proyek dengan Biaya Minimum

Trade-off Waktu vs Biaya (Adaptasi File 7-2)

Crashing adalah proses memperpendek durasi proyek dengan menambah sumber daya (biaya ekstra). Tujuannya: mencapai deadline baru dengan biaya crashing minimum.

Crash Cost per Week:
= (Crash Cost βˆ’ Normal Cost) / (Normal Time βˆ’ Crash Time)

Contoh Aktivitas A:
Normal: 2 minggu, biaya $22,000
Crash: 1 minggu, biaya $22,750
Crash Cost/Week = (22,750 βˆ’ 22,000) / (2 βˆ’ 1) = $750/minggu
πŸ–₯️ Strategi Crashing Manual
  1. Identifikasi Critical Path saat ini.
  2. Pilih aktivitas di Critical Path yang memiliki Crash Cost per Week TERMURAH.
  3. Crash aktivitas tersebut sebanyak 1 minggu (atau hingga batas Max Crash).
  4. Periksa apakah Critical Path berubah. Jika muncul multiple critical paths, Anda harus melakukan crashing pada aktivitas yang dimiliki bersama, atau crash satu aktivitas di setiap jalur kritis secara simultan.

πŸ’‘ Insight: Untuk proyek besar, masalah crashing dapat diformulasikan sebagai Linear Programming (LP) di Excel Solver untuk menemukan solusi biaya minimum secara otomatis.

πŸŽ“ Rangkuman Sesi 07

  • Project Network (AON) memvisualisasikan ketergantungan aktivitas.
  • Forward & Backward Pass mengidentifikasi critical path (slack = 0).
  • PERT menggunakan 3 estimasi waktu untuk menangani ketidakpastian dan menghitung probabilitas penyelesaian.
  • Project Crashing menyeimbangkan biaya tambahan dengan penghematan waktu, dan dapat dioptimalkan menggunakan Linear Programming.
  • Software seperti Microsoft Project (.mpp) sangat membantu untuk proyek besar dengan ratusan aktivitas.

πŸŽ₯ Video Kuliah: Sesi 07 Business Decision Modeling

Silakan tempel kode embed YouTube Anda di dalam blok kode di bawah ini:

<iframe width="100%" height="500" src="" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *