🎯 Riset Bisnis Sesi 07
Sampling Design & Sampling Techniques
Sumber: Sekaran & Bougie (Ch. 13) • Zikmund et al. (Ch. 11-13)
📘 Learning Guide: Sesi ini membahas bagaimana menentukan sampel penelitian secara tepat dan konsisten dengan tujuan riset. Kesalahan umum mahasiswa adalah memilih teknik sampling berdasarkan kemudahan, bukan berdasarkan karakteristik populasi dan desain penelitian.
🎯 Learning Objectives
- Memahami konsep populasi dan sampel
- Membedakan probability dan non-probability sampling
- Menentukan teknik sampling & ukuran sampel yang sesuai (dengan kalkulator interaktif)
- Menghindari kesalahan umum dalam pengambilan sampel
1️⃣ Population and Sample
Populasi = keseluruhan elemen yang menjadi objek penelitian; sampel = sebagian elemen yang mewakili populasi.
Sampel: Pelanggan e-commerce X di Jakarta.
Tujuan sampling: memperoleh informasi yang cukup akurat dengan sumber daya terbatas.
🎲 Analogi Mencicipi Sup
Anda tidak perlu menghabiskan satu panci sup untuk tahu rasanya — cukup satu sendok yang diaduk rata. Sampel yang baik = sendok yang mewakili seluruh panci.
2️⃣ Probability Sampling (Kunci Generalisasi)
Setiap anggota populasi punya peluang diketahui untuk terpilih — syarat agar hasil bisa digeneralisasi.
| Teknik | Cara Kerja | Kapan Dipakai |
|---|---|---|
| Simple Random | Undian murni dari populasi | Populasi homogen, daftar lengkap |
| Systematic | Pilih setiap kelipatan ke-n | Populasi besar, daftar urut |
| Stratified | Bagi jadi strata, random per strata | Populasi heterogen (Gen Z / Milenial / Gen X) |
| Cluster | Pilih klaster (wilayah) secara random | Populasi tersebar geografis |
3️⃣ Non-Probability Sampling
Tidak ada peluang terpilih yang diketahui — dipakai untuk riset eksploratif/kualitatif atau saat data terbatas.
| Teknik | Cara Kerja | Kapan Dipakai |
|---|---|---|
| Convenience | Responden yang mudah dijangkau | Pilot test, eksplorasi cepat |
| Purposive | Dipilih berdasarkan kriteria ahli | Kualitatif, informan kunci |
| Snowball | Responden merekomendasikan responden lain | Populasi tersembunyi/eksklusif |
| Quota | Memenuhi jumlah per kategori | Variasi perspektif terkontrol |
4️⃣ Determining Sample Size + 🧮 Kalkulator Interaktif
Ukuran sampel harus disesuaikan dengan: tujuan penelitian, teknik analisis statistik, dan ketersediaan data. Contoh: regresi butuh sampel lebih besar daripada riset deskriptif.
5️⃣ Common Sampling Mistakes
- ❌ Populasi tidak didefinisikan secara jelas
- ❌ Teknik sampling tidak dijelaskan
- ❌ Ukuran sampel tidak konsisten dengan analisis
- ❌ Mengklaim generalisasi tanpa probability sampling
🧠 Kuis Interaktif: Uji Pemahaman Sesi 07
1. Syarat agar hasil riset dapat digeneralisasi ke populasi adalah…
2. Membagi populasi menjadi Gen Z / Milenial / Gen X lalu mengacak per kelompok = …
3. Meneliti komunitas eksklusif dengan rekomendasi berantai antar anggota = …
4. Dalam rumus Cochran, jika proporsi (P) tidak diketahui, nilai paling aman adalah…
5. Memilih klaster wilayah (mis. 3 kecamatan acak) lalu meneliti semua elemen di dalamnya = …
6. Convenience sampling sah digunakan untuk…
💭 Reflective Questions
- Mengapa definisi populasi harus jelas sejak awal?
- Kapan non-probability sampling dapat diterima secara metodologis?
- Apa risiko salah menentukan teknik sampling terhadap validitas kesimpulan?
📚 Referensi Utama
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business (7th ed.). Wiley. → Ch. 13
Zikmund, W. G., et al. (2013). Business Research Methods (9th ed.). Cengage. → Ch. 11-13
Lemeshow, S., et al. (1997). Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Gadjah Mada University Press.