OSCM – Sesi 08

Analisis Proses dan Utilisasi (Process Analysis & Utilization)

analisis proses dan utilisasi
cycle vs throughput time
proses analisis

4


1. Tujuan Sesi

Sesi ini bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk menganalisis proses operasi secara sistematis guna meningkatkan efisiensi, kapasitas efektif, dan kinerja keseluruhan. Mahasiswa diarahkan untuk melihat proses apa adanya di lapangan, bukan sebagaimana tertulis dalam prosedur.

Fokus sesi adalah bagaimana analisis proses membantu manajer mengidentifikasi pemborosan, ketidakseimbangan, dan bottleneck secara objektif.


2. Konsep Dasar Analisis Proses

Analisis proses adalah upaya memetakan dan mengevaluasi alur aktivitas, waktu proses, serta hubungan antar aktivitas dalam sistem operasi. Tujuan utamanya adalah memahami bagaimana nilai diciptakan dan di mana nilai terhambat.

Pendekatan ini membantu manajer menghindari solusi parsial dan mendorong perbaikan berbasis sistem.


3. Flow, Throughput, dan Cycle Time

Flow menggambarkan pergerakan unit melalui proses, throughput menunjukkan tingkat output yang dihasilkan, dan cycle time adalah waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit output.

Mahasiswa belajar bahwa peningkatan throughput sering kali dicapai dengan mengurangi hambatan aliran, bukan dengan menambah sumber daya di semua titik.


4. Konsep Utilisasi dalam Proses

Utilisasi mengukur seberapa besar kapasitas yang digunakan oleh suatu proses atau sumber daya. Utilisasi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan antrian, kelelahan, dan penurunan kualitas.

Sesi ini menekankan bahwa utilisasi optimal lebih penting daripada utilisasi maksimum.


5. Identifikasi Bottleneck Proses

Bottleneck adalah aktivitas atau sumber daya yang membatasi output sistem secara keseluruhan. Mengidentifikasi bottleneck merupakan langkah kunci dalam analisis proses.

Mahasiswa diajak memahami bahwa mengelola bottleneck memberikan dampak terbesar terhadap peningkatan kinerja sistem.


6. Analisis Proses dari Perspektif Manajerial

Dari sudut pandang manajerial, analisis proses digunakan untuk:

  • menentukan prioritas perbaikan,
  • menilai dampak perubahan,
  • serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Analisis proses membantu manajer berpindah dari intuisi ke pendekatan sistematis.


7. Contoh Aplikasi Analisis Proses

Contoh penerapan analisis proses dapat ditemukan pada layanan publik, proses administrasi, hingga manufaktur sederhana. Pemetaan proses sering mengungkap aktivitas yang tidak bernilai tambah dan peluang perbaikan yang sebelumnya tidak terlihat.

Contoh ini memperkuat pemahaman mahasiswa tentang manfaat praktis analisis proses.


8. 🎥 Video Pendukung

Tambahkan video pengantar tentang:
Process Analysis, Cycle Time, and Bottlenecks in Operations
atau
Basic Value Stream Mapping for Operations

🔔 Catatan:
Video digunakan untuk membantu visualisasi alur proses, bottleneck, dan konsep utilisasi, bukan sebagai pengganti pembahasan konseptual.


Key Takeaway

Perbaikan proses yang efektif selalu dimulai dari pemahaman alur kerja nyata dan identifikasi bottleneck, bukan dari penambahan sumber daya secara acak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *