Module 06: Matrix Algebra
Aljabar Matriks untuk Pemodelan Bisnis, Sistem Persamaan, dan Analisis Input-Output. Materi LEAN dengan visualisasi SVG native.
🎥 Video Kuliah Pendukung
6.1 Konsep Dasar Matriks & Operasi Dasar
Matriks adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom. Ukuran matriks dinyatakan sebagai m × n (m baris, n kolom). Matriks sangat efisien untuk merepresentasikan data bisnis terstruktur.
Stok awal (dalam lusin) untuk 2 cabang (Jakarta, Bandung) dan 3 produk (Kopi, Teh, Roti):
A =
[ 50 30 20 ] (Jakarta)
[ 40 25 15 ] (Bandung)
Matriks ini berukuran 2 × 3. Elemen a12 = 30 berarti stok Teh di Jakarta adalah 30 lusin.
6.2 Penjumlahan Matriks & Perkalian Skalar
Dua matriks dapat dijumlahkan hanya jika ukurannya sama. Perkalian skalar mengalikan setiap elemen matriks dengan sebuah bilangan konstan.
Jika matriks A adalah stok awal dan matriks B adalah stok yang baru datang:
A = [ 50 30 ], B = [ 10 5 ]
Total Stok = A + B = [ 60 35 ]
Jika semua stok harus dikurangi 10% karena kerusakan (skalar k = 0,9):
0,9 × [ 60 35 ] = [ 54 31,5 ]
6.3 Perkalian Matriks & Persamaan Matriks
Perkalian matriks A (m × n) dan B (n × p) menghasilkan matriks C (m × p). Syarat utama: Jumlah kolom A harus sama dengan jumlah baris B.
Matriks Kuantitas (Q) 2 × 3 dan Matriks Harga per Unit (P) 3 × 1:
Q = [ 10 5 2 ] (Produk X)
[ 8 10 4 ] (Produk Y)
P = [ 5.000 ] (Bahan A)
[ 3.000 ] (Bahan B)
[ 2.000 ] (Bahan C)
Total Biaya = Q × P = [ (10×5000)+(5×3000)+(2×2000) ] = [ 69.000 ]
Perkalian matriks secara instan menghitung total biaya untuk setiap lini produk tanpa perlu loop manual.
6.4 & 6.5 Solusi Sistem Persamaan (Reduksi Matriks)
Sistem persamaan linear dapat direpresentasikan sebagai matriks augmented [A | B]. Dengan operasi baris elementer (OBE), kita mereduksinya menjadi bentuk eselon baris tereduksi untuk menemukan solusi unik, tak hingga, atau tidak ada solusi.
Budget total Rp 10.000.000 untuk Iklan FB (x) dan IG (y).
1) x + y = 10.000.000
2) 2x + 3y = 25.000.000 (Target konversi)
Matriks Augmented:
[ 1 1 | 10.000.000 ]
[ 2 3 | 25.000.000 ]
Reduksi (R2 − 2R1):
[ 1 1 | 10.000.000 ]
[ 0 1 | 5.000.000 ] → y = 5.000.000
Substitusi balik: x = 5.000.000.
Metode ini menjadi fondasi algoritma komputer untuk menyelesaikan ribuan variabel sekaligus.
6.6 Invers Matriks
Matriks persegi A memiliki invers (A−1) jika determinannya tidak nol. Sifat kunci: A × A−1 = I (Matriks Identitas). Ini digunakan untuk menyelesaikan AX = B menjadi X = A−1B.
Anda memiliki 2 instrumen investasi (Saham & Obligasi) dengan return berbeda. Untuk mencapai target portofolio tertentu (B), Anda perlu mengetahui alokasi modal (X).
Jika A adalah matriks koefisien return, maka X = A−1B memberi Anda alokasi modal yang presisi tanpa perlu menebak-nebak.
6.7 Analisis Input-Output Leontief
Model Leontief menganalisis ketergantungan antar sektor ekonomi. Persamaan dasarnya: X = AX + D, di mana X = Total Produksi, A = Matriks Koefisien Input, D = Permintaan Eksternal.
Sektor 1: Pengrajin, Sektor 2: Pemasaran Digital.
Untuk menghasilkan Rp 1 output Pemasaran, dibutuhkan Rp 0,2 output Pengrajin. Matriks A menangkap ketergantungan ini. Jika ada pesanan eksternal (D) sebesar Rp 50.000.000, matriks (I − A)−1 (disebut Matriks Multiplier Leontief) akan memberitahu total produksi kasar (X) yang harus disiapkan agar rantai pasok tidak putus.
📝 Latihan Soal Pilihan (per Section)
Klik pada setiap soal untuk melihat jawaban dan pembahasan singkat.
Soal 1 (6.3): Diketahui A = [2 1] dan B = [3; 4]. Hitung A × B.
Pembahasan: (2 × 3) + (1 × 4) = 6 + 4 = 10. Hasilnya adalah matriks 1 × 1.
Soal 2 (6.4): Selesaikan sistem: 2x + y = 5 dan x − y = 1 menggunakan matriks augmented.
Pembahasan: [2 1 | 5] dan [1 −1 | 1]. Tukar baris, lalu R1 − 2R2 → [0 3 | 3] → y = 1. Substitusi ke x − 1 = 1 → x = 2.
Soal 3 (6.6): Tentukan invers dari matriks A = [2 1; 1 1].
Pembahasan: Determinan = (2)(1) − (1)(1) = 1. Invers = (1/1) × [1 −1; −1 2].
🎯 Chapter 6 Review Problems (Komprehensif)
Soal-soal kunci dari akhir bab untuk menguji penguasaan konsep matriks. Klik untuk melihat pembahasan.
Review 1: Operasi Matriks Dasar
🔍 Lihat Pembahasan
2A − B = [2−2 4−0; 6−1 8−2] = [0 4; 5 6].
Review 2: Perkalian Matriks
🔍 Lihat Pembahasan
Review 3: Reduksi Matriks (Sistem Persamaan)
🔍 Lihat Pembahasan
R2 − 2R1 → [1 2 | 4; 0 0 | 0].
Jawaban: Memiliki infinit solusi (satu parameter). x = 4 − 2y, y = t.
Review 4: Mencari Invers Matriks 2×2
🔍 Lihat Pembahasan
A−1 = (1/1) × [2 −1; −5 3] = [2 −1; −5 3].
Review 5: Menyelesaikan AX = B dengan Invers
🔍 Lihat Pembahasan
X = A−1B = [3 −1; −2 1] × [3; 8] = [(3×3)+(−1×8); (−2×3)+(1×8)] = [1; 2].
Jadi, x = 1, y = 2.
Review 6: Sistem Homogen
🔍 Lihat Pembahasan
Setelah reduksi, didapat [2 −1 | 0; 0 0 | 0].
Jawaban: Memiliki infinit solusi (solusi trivial x=0, y=0 dan solusi non-trivial).
Review 7: Analisis Input-Output Leontief Sederhana
🔍 Lihat Pembahasan
I − A = 1 − 0,2 = 0,8.
(I − A)−1 = 1 / 0,8 = 1,25.
X = 1,25 × 80 = 100.
Total produksi yang harus disiapkan adalah 100 unit untuk memenuhi permintaan eksternal 80 unit dan kebutuhan internal 20 unit.