SUMIF, COUNTIF, AVERAGEIF: Rumus “Berapa Jika…” yang Menjawab Sendiri
Pivot Table menjawab “berapa total tiap kelompok?” dengan drag-and-drop. Tapi pertanyaan bisnis sering kali lebih ringan dan spesifik: “berapa total Robusta yang terjual?”, “ada berapa transaksi di atas 60 kg?”, “berapa rata-rata kepuasan pelanggan Arabika?” Untuk pertanyaan satu baris seperti ini, menarik Pivot Table ibarat memanggil truk kontainer untuk mengantar satu cangkir kopi.
Keluarga *IF — SUMIF, COUNTIF, AVERAGEIF — adalah skuter lincahnya: peringkasan bersyarat, satu rumus, satu jawaban, langsung di sel mana pun.
☕ Kasus Kita: Transaksi Roastery Minggu Ini
🧾 Sheet Transaksi (sudah diformat Table: tblTransaksi)
| A (Tanggal) | B (Produk) | C (Qty) | D (Kepuasan) | |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Tanggal | Produk | Qty | Kepuasan |
| 2 | 01-Sep | Robusta | 120 | 92 |
| 3 | 01-Sep | Arabika | 45 | 95 |
| 4 | 02-Sep | House Blend | 60 | 88 |
| 5 | 02-Sep | Robusta | 80 | 90 |
| 6 | 03-Sep | Arabika | 55 | 93 |
| 7 | 03-Sep | Liberika | 30 | 91 |
| 8 | 04-Sep | Robusta | 100 | 89 |
🛠️ Langkah 1: SUMIF (Jumlahkan Jika…)
Pertanyaan: berapa total Qty Robusta terjual?
=SUMIF(tblTransaksi[Produk], "Robusta", tblTransaksi[Qty]) → 300
Cara baca: di kolom Produk, cari “Robusta”; kalau ketemu, jumlahkan Qty-nya. (120 + 80 + 100 = 300.)
Butuh yang lebih longgar? Pakai wildcard:
=SUMIF(B2:B8, "*Blend*", C2:C8)→ 60 — tanda*berarti “teks apa saja”. Semua produk yang mengandung “Blend” ikut dijumlah.
🛠️ Langkah 2: COUNTIF (Hitung Jika…)
Pertanyaan: ada berapa transaksi dengan Qty di atas 60?
=COUNTIF(tblTransaksi[Qty], ">60") → 3
Perhatikan: operator perbandingan (>, <, >=) wajib ditulis dalam tanda kutip. COUNTIF hanya butuh satu kolom — ia menghitung baris yang lolos syarat, bukan menjumlahkan apa pun.
🛠️ Langkah 3: AVERAGEIF (Rata-ratakan Jika…)
Pertanyaan: berapa rata-rata kepuasan pelanggan Arabika?
=AVERAGEIF(tblTransaksi[Produk], "Arabika", tblTransaksi[Kepuasan]) → 94
(95 + 93) ÷ 2 = 94. Pola argumennya sama persis dengan SUMIF: syarat dulu, lalu kolom yang dirata-ratakan.
Laporan yang Membangun Dirinya Sendiri
Ingat Prinsip Emas: mesin, bukan kanvas. Jangan mengetik angka laporan — buat kerangkanya sekali, biarkan rumus yang mengisi:
✅ Mini-report di sel F1:H5
| F (Produk) | G (Total Qty) | H (Rata-rata Kepuasan) | |
|---|---|---|---|
| 1 | Produk | Total Qty | Rata-rata Kepuasan |
| 2 | Robusta | =SUMIF($B$2:$B$8, $F2, $C$2:$C$8) | =AVERAGEIF($B$2:$B$8, $F2, $D$2:$D$8) |
| 3 | Arabika | 100 | 94 |
| 4 | House Blend | 60 | 88 |
| 5 | Liberika | 30 | 91 |
Kriteria diambil dari sel F2, bukan diketik di dalam rumus. Tambah baris transaksi baru minggu depan? Seluruh mini-report memperbarui dirinya sendiri.
🧮 Naik Level: SUMIFS (Lebih dari Satu Syarat)
Pertanyaan bos mulai rumit: “berapa total Robusta dengan Qty di atas 90?” Dua syarat = pakai keluarga SUMIFS (dengan S):
=SUMIFS(tblTransaksi[Qty], tblTransaksi[Produk], "Robusta", tblTransaksi[Qty], ">90") → 220
(120 + 100; yang 80 gugur karena tidak > 90.)
Versi modern yang lebih luwes: =SUM(FILTER(tblTransaksi[Qty], tblTransaksi[Produk]="Robusta")). FILTER menarik baris yang lolos syarat (dan bisa dilihat!), SUM menjumlahkannya. Kombinasi ini membuka pintu ke dunia Dynamic Arrays — modul penutup Tahap Analisis.
🧠 Aha! Moment: Dari Peringkasan menuju Dinamika
SUMIF/COUNTIF/AVERAGEIF memberi jawaban satu sel yang ringkas. Tapi bagaimana bila Anda ingin seluruh daftar hasil saringan — semua baris Robusta, lengkap, tersortir, tanpa duplikat — muncul dan hidup sendiri? Itu pekerjaan UNIQUE, FILTER, dan SORT: array dinamis yang menumpahkan hasil ke sel-sel tetangga.
📥 File Latihan
Ketik 7 baris transaksi roastery di atas, format dengan Ctrl+T, lalu jawab tiga pertanyaan ini tanpa melihat kunci: (1) total Qty semua produk selain Robusta, (2) berapa transaksi dengan Qty tepat 60 atau kurang, (3) rata-rata kepuasan semua produk yang namanya mengandung “a”. Kunci: (1) 190, (2) 4, (3) hitung sendiri dulu, baru intip — Robusta, Arabika, dan House Blend lolos, rata-ratanya 91,4.