RISET BISNIS – SESI 04

Riset Bisnis

Sesi 04 – Conceptual Framework, Variables, and Hypotheses


Learning Guide

Sesi ini membahas bagaimana menyusun kerangka konseptual penelitian, mengidentifikasi variabel penelitian, serta merumuskan hipotesis yang dapat diuji secara empiris. Kesalahan pada tahap ini akan berdampak langsung pada ketidaksesuaian metode, data, dan analisis statistik.

Sesi ini menjadi jembatan antara Bab II (Tinjauan Pustaka) dan Bab III (Metodologi Penelitian).

Learning Objectives

  • Memahami fungsi kerangka konseptual dalam penelitian
  • Mengidentifikasi jenis-jenis variabel penelitian
  • Membedakan variabel dan indikator
  • Merumuskan hipotesis yang logis dan dapat diuji

1. Conceptual Framework

Kerangka konseptual adalah model visual dan logis yang menjelaskan hubungan antar variabel penelitian berdasarkan teori dan penelitian sebelumnya.

Fungsi Kerangka Konseptual:
– Menunjukkan alur berpikir penelitian
– Menjadi dasar perumusan hipotesis
– Menentukan metode analisis yang tepat

Kerangka konseptual bukan sekadar gambar, tetapi representasi dari logika teoritis penelitian.


2. Research Variables

Variabel adalah konsep atau konstruk yang nilainya dapat bervariasi antar objek penelitian.

Jenis VariabelPenjelasanContoh
Independen (X)Variabel penyebabHarga, kualitas layanan
Dependen (Y)Variabel akibatKepuasan pelanggan
MediatingVariabel perantaraPersepsi nilai
ModeratingMemperkuat/melemahkan hubunganUsia, pengalaman

3. Variable vs Indicator

Kesalahan yang sering terjadi adalah menyamakan variabel dengan indikator.

Kesalahan Umum:
Variabel: Kepuasan Pelanggan
Indikator: Ramah, cepat, murah (❌ salah)

Yang Benar:
Variabel: Kepuasan Pelanggan
Indikator: Kepuasan terhadap harga, layanan, produk


4. Research Hypotheses

Hipotesis adalah pernyataan dugaan sementara mengenai hubungan antar variabel yang akan diuji secara empiris.

  • Hipotesis harus berbasis teori
  • Hipotesis harus dapat diuji
  • Hipotesis bukan opini atau harapan

Contoh Hipotesis:
H1: Kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan.

Contoh Salah:
Kualitas layanan seharusnya meningkatkan kepuasan pelanggan.


5. Link to Statistical Analysis

Jenis variabel dan hipotesis akan menentukan metode analisis statistik yang digunakan pada tahap berikutnya.

Contoh Keterkaitan:
– Variabel numerik → regresi linear
– Variabel ordinal (Likert) → regresi ordinal
– Variabel nominal → regresi multinomial


Reflective Questions

  1. Mengapa kerangka konseptual harus berbasis teori?
  2. Apa risiko jika variabel dan indikator tertukar?
  3. Bagaimana kesalahan hipotesis memengaruhi analisis statistik?

Referensi utama: Sekaran & Bougie; Zikmund et al.

Progress: Sesi 04 dari 14

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *