Statistika Bisnis Sesi 10

Sesi 10 – Experimental Design & Analysis of Variance (ANOVA)


Learning Guide

Sesi ini membahas perancangan eksperimen dan analisis varians (ANOVA) sebagai metode untuk membandingkan rata-rata lebih dari dua populasi. ANOVA banyak digunakan dalam evaluasi strategi bisnis, pemasaran, operasi, dan pengendalian kualitas.

Learning Objectives

  • Memahami konsep dasar experimental design
  • Membedakan one-way dan two-way ANOVA
  • Menerapkan one-way ANOVA untuk menguji perbedaan rata-rata
  • Menganalisis two-way ANOVA dan efek interaksi

11.1 Basic Concepts of Experimental Design

Experimental design bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan sebab–akibat dengan cara mengontrol variabel lain yang dapat memengaruhi hasil.

  • Factor: variabel yang diuji (misalnya metode promosi)
  • Level: variasi dari faktor (misalnya diskon 10%, 20%, 30%)
  • Response variable: hasil yang diukur (misalnya penjualan)

Prinsip Utama:
Randomization, replication, dan control


11.2 One-Way vs Two-Way ANOVA

JenisJumlah FaktorContoh
One-Way ANOVA1Perbandingan penjualan 3 metode promosi
Two-Way ANOVA2Promosi × wilayah

11.3 One-Way ANOVA

One-way ANOVA digunakan untuk menguji apakah terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan di antara beberapa kelompok.

Hipotesis:
H0: μ1 = μ2 = μ3
H1: Setidaknya satu mean berbeda

Praktik Excel

Gunakan menu: Data → Data Analysis → ANOVA: Single Factor


11.4 Two-Way ANOVA & Interaction Effect

Two-way ANOVA digunakan untuk menganalisis:

  • Pengaruh faktor pertama
  • Pengaruh faktor kedua
  • Efek interaksi antar faktor

Makna Interaction Effect:
Efektivitas suatu faktor bergantung pada level faktor lainnya.

Praktik Excel

Gunakan: Data → Data Analysis → ANOVA: Two-Factor With Replication

Sumber: Levine et al. (2017), Chapter 11

Progress: Sesi 10 dari 14

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *