SESI 12: INVENTORY CONTROL MODELS
Menyeimbangkan Biaya Simpan dan Biaya Pesan untuk Optimasi Persediaan dengan Excel
Mengapa Inventory Control Krusial?
Persediaan yang terlalu banyak mengikat modal dan meningkatkan biaya penyimpanan (holding cost). Persediaan yang terlalu sedikit menyebabkan kehabisan stok (stockout) dan kehilangan pelanggan. Model ini membantu menjawab dua pertanyaan fundamental: “Kapan harus memesan?” dan “Berapa banyak yang harus dipesan?”
12.1 Basic EOQ Model (Economic Order Quantity)
π¦ Studi Kasus: “Distributor Beras Premium Jakarta” (Modul 12-2)
Skenario: Distributor menjual 10.000 karung beras per tahun (D). Biaya pesan per order (transport & admin) adalah Rp 500.000 (S). Biaya simpan di gudang (sewa, asuransi, risiko) adalah Rp 20.000 per karung per tahun (H).
Total Cost (TC): TC = (D/Q)S + (Q/2)H
Catatan: Pada titik EOQ, Annual Ordering Cost akan SAMA BESAR dengan Annual Holding Cost.
| Parameter | Nilai | Formula Excel |
|---|---|---|
| Annual Demand (D) | 10000 | [Input Manual] |
| Ordering Cost (S) | 500000 | [Input Manual] |
| Holding Cost (H) | 20000 | [Input Manual] |
| EOQ (Q*) | 707.11 | =SQRT(2*B2*B3/B4) |
| Total Annual Cost | Rp 14.142.136 | =(B2/B6)*B3 + (B6/2)*B4 |
π‘ Keputusan: Pesan sebanyak 707 karung setiap kali order untuk menekan total biaya seminimal mungkin.
12.2 Reorder Point (ROP) & Safety Stock
π‘οΈ Studi Kasus: “Apotek K-24 & Bengkel AHASS” (Modul 12-3 & 12-4)
Skenario: ROP adalah level stok di mana Anda harus segera memesan ulang sebelum barang habis selama menunggu pengiriman (lead time). Jika permintaan atau lead time tidak pasti, kita perlu menambahkan Safety Stock (stok pengaman) untuk mencapai Service Level yang diinginkan.
ROP dengan Safety Stock: ROP = (d Γ L) + Safety Stock
Safety Stock: Z Γ ΟdLT
(Z = nilai Z distribusi normal, misal 95% = 1.65; ΟdLT = standar deviasi permintaan selama lead time)
| Parameter | Nilai | Formula Excel |
|---|---|---|
| Daily Demand (d) | 50 | [Input Manual] |
| Lead Time (L) dalam hari | 4 | [Input Manual] |
| Std Dev Harian (Ο) | 5 | [Input Manual] |
| Service Level (Z) | 1.65 | =NORM.S.INV(0.95) |
| Safety Stock | 16.50 | =B6*(B5*SQRT(B4)) |
| Reorder Point (ROP) | 216.50 | =(B3*B4)+B7 |
π‘ Keputusan: Segera pesan ke supplier ketika stok menyentuh angka 217 unit untuk memastikan probabilitas kehabisan stok hanya 5%.
12.3 Production Order Quantity (POQ) & Quantity Discount
π Studi Kasus: “Pabrik Roti & UMKM Kemasan” (Modul 12-5 & 12-6)
POQ: Digunakan saat barang diproduksi secara internal dan masuk ke gudang secara bertahap (bukan sekaligus), sehingga biaya simpan lebih rendah dari EOQ biasa.
Quantity Discount: Supplier memberi diskon jika memesan dalam jumlah besar. Tantangannya: menguji apakah penghematan harga beli (> Purchase Cost) sebanding dengan kenaikan biaya simpan.
(p = tingkat produksi harian, d = tingkat permintaan harian)
Total Cost (Discount): TC = (D/Q)S + (Q/2)H + (D Γ C)
(C = Harga per unit setelah diskon)
1. Hitung EOQ untuk setiap range harga.
2. Jika EOQ di bawah batas minimal range, naikkan Q ke batas minimal tersebut.
3. Hitung Total Cost (TC) untuk setiap Q yang valid.
4. Pilih Q dengan TC terendah (bukan selalu yang diskon terbesar!).
π Tugas Praktikum: Implementasi Modul Excel 12-2 s.d. 12-8
Target: Menguasai seluruh model persediaan menggunakan data riil atau simulasi yang logis.
- Pilih Kasus: Gunakan data UMKM nyata (wawancara/observasi) atau buat data simulasi yang realistis (misal: Toko Kelontong, Bengkel, atau Distributor).
- Input ke Modul: Isi parameter (D, S, H, Lead Time, dll) ke dalam file Excel Module Bab 12 (Modul 12-2 s.d. 12-8).
- Analisis: Tulis 1-2 paragraf kesimpulan di sheet Excel. (Contoh: “Berdasarkan Modul 12-6, sebaiknya ambil diskon di Q=500 karena Total Cost lebih rendah 12% dibanding EOQ dasar.”)
- Upload: Simpan sebagai Kelas_NamaMahasiswa_InventoryControl.zip dan upload ke LMS.
β οΈ Peringatan Umum: Pastikan satuan waktu (hari/bulan/tahun) untuk D dan H konsisten. Kesalahan konversi satuan adalah penyebab utama hasil yang tidak masuk akal!
π₯ Unduh File Pendukung (Excel Modules)
Template Excel siap pakai untuk menghitung berbagai model pengendalian persediaan.