Sesi 06: Data Analysis I – Logic & High-Performance Lookup
1. Digital Logic: The IF Function
Keputusan bisnis berbasis logika biner: Ya atau Tidak. Fungsi =IF adalah gerbang logika Anda.
=IF(logical_test, value_if_true, value_if_false)
Contoh: Jika Omzet > 1 Milyar, maka “Bonus”, jika tidak “Evaluasi”.
Visualisasi: The Logic Flow
Test -> True/False”
style=”max-width: 100%; height: auto; border-radius: 4px;”>
“Setiap kali Anda mengetik koma (,) atau titik koma (;) dalam rumus IF,
Anda sedang memilih jalur panah: Kanan (Benar) atau Bawah (Salah).”
2. The Sniper Method: INDEX & MATCH
VLOOKUP memiliki kelemahan fatal: Lambat pada data besar dan “buta” arah kiri. Solusinya adalah memisahkan proses “Pencarian Posisi” dan “Pengambilan Data”.
Langkah 1: MATCH (Si Pelacak)
Tugasnya hanya satu: Mencari di Baris ke berapa sebuah data berada.
=MATCH(lookup_value, lookup_array, 0)
Output: Angka (Misal: Baris ke-5)
Langkah 2: INDEX (Si Pengambil)
Tugasnya mengambil data pada koordinat baris yang ditentukan si Pelacak tadi.
=INDEX(return_array, row_number)
Output: Data Aktual (Misal: “Rp 5.000”)
=INDEX( Kolom_Target , MATCH( Kunci_Pencarian , Kolom_Kunci , 0 ) )
Logika: “Ambil data di Kolom Target, pada baris yang sama di mana Kunci ditemukan di Kolom Kunci.”
💡 Why This Matters? (Efisiensi Resource)
- Kecepatan Pemrosesan: VLOOKUP memproses tabel kotak (Matrix). INDEX-MATCH hanya memproses dua kolom vertikal (Vector). Pada 100.000 baris data, INDEX-MATCH jauh lebih ringan bagi CPU.
- Anti-Geser (Robust): Jika Anda menyisipkan kolom baru di tengah database, VLOOKUP akan rusak (karena menghitung kolom ke-X). INDEX-MATCH akan tetap bekerja akurat karena ia mengunci referensi kolom, bukan nomor urut.
- Bisa ke Kiri: Anda bisa mencari ID berdasarkan Nama (Kiri), sesuatu yang mustahil dilakukan VLOOKUP standar.
🚀 Tugas Sesi 06: “Dynamic Pricing Engine”
Buktikan kompetensi Anda dengan membangun sistem harga otomatis yang tahan banting:
- Database Master (Sheet 1):
Buat tabel Produk dengan urutan kolom tidak standar:
Kolom A: Harga | Kolom B: Nama Produk | Kolom C: Kode Unik.
(Perhatikan: Kode Unik ada di kanan, membuat VLOOKUP mustahil digunakan). - Form Transaksi (Sheet 2):
- Input: Kode Unik.
- Output Wajib: Nama Produk & Harga.
- Constraint: WAJIB menggunakan kombinasi INDEX-MATCH. Penggunaan VLOOKUP dilarang keras.
- Logical Check:
Tambahkan kolom “Status Harga”. Gunakan fungsi IF:
Jika Harga > Rp 1.000.000, tulis “Premium Item”, jika tidak “Regular”.