Riset Bisnis
Sesi 12 – Comparing Means and Proportions (t-Test & Related Tests)
Learning Guide
Sesi ini membahas uji statistik untuk membandingkan rata-rata dan proporsi antar kelompok. Mahasiswa diarahkan untuk memilih uji yang tepat berdasarkan desain penelitian, jenis data, dan asumsi statistik yang berlaku.
Learning Objectives
- Membedakan jenis-jenis uji perbandingan
- Menentukan uji yang tepat berdasarkan desain penelitian
- Menafsirkan hasil uji t dan uji proporsi
- Menghindari kesalahan umum dalam uji perbandingan
1. When Do We Compare Means or Proportions?
Uji perbandingan digunakan ketika tujuan penelitian adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara dua kelompok atau lebih.
Contoh Tujuan:
Apakah terdapat perbedaan kepuasan pelanggan antara pengguna layanan A dan B?
2. One-Sample t-Test
Digunakan untuk membandingkan rata-rata sampel dengan suatu nilai tertentu (benchmark).
- Variabel dependen numerik dan kontinu
- Populasi berdistribusi normal (atau n besar)
Contoh:
Apakah rata-rata kepuasan pelanggan lebih tinggi dari standar perusahaan?
3. Independent Samples t-Test
Digunakan untuk membandingkan rata-rata dua kelompok yang tidak berpasangan.
- Kelompok independen
- Asumsi varians homogen (atau Welch correction)
Contoh:
Membandingkan kepuasan pelanggan pria dan wanita.
4. Paired Samples t-Test
Digunakan untuk membandingkan rata-rata dua pengukuran pada subjek yang sama.
- Data berpasangan
- Pre-test dan post-test
Contoh:
Kepuasan pelanggan sebelum dan sesudah program loyalitas.
5. Comparing Proportions
Uji proporsi digunakan ketika variabel dependen bersifat kategorik (misalnya: ya/tidak).
- One-sample proportion test
- Two-sample proportion test
Contoh:
Apakah proporsi pelanggan loyal berbeda antara dua cabang?
6. Assumptions and Alternatives
Jika asumsi normalitas atau homogenitas varians tidak terpenuhi, maka uji nonparametrik perlu dipertimbangkan.
- Mann–Whitney U Test
- Wilcoxon Signed Rank Test
Kesalahan Umum:
Menggunakan uji t meskipun asumsi jelas tidak terpenuhi.
Reflective Questions
- Bagaimana menentukan apakah data berpasangan atau independen?
- Mengapa asumsi statistik penting dalam uji perbandingan?