Sesi 02: Organizing & Visualizing Data
Seni Menyajikan Data: Dari Tabel Angka hingga Grafik Bermakna
1. Mengatur Data Numerikal (Organizing)
Data mentah itu berantakan. Sebelum divisualisasikan, rapikan dengan dua metode ini:
A. Ordered Array (Urutan)
Mengurutkan data dari terkecil ke terbesar.
- ✅ Berguna untuk melihat Range (Min-Max).
- ✅ Cepat mendeteksi Outlier (Pencilan).
B. Frequency Distribution
Mengelompokkan data ke dalam “Kelas”.
- ✅ Menyederhanakan ribuan data.
- ⚠️ Syarat: Tidak boleh tumpang tindih (Mutually Exclusive).
2. Visualisasi Data Kategorikal (Label)
Bar Chart
Fungsi: Membandingkan jumlah antar kategori.
Tips: Beri celah (gap) antar batang karena datanya terpisah.
Pareto Chart
Fungsi: Prinsip 80/20. Memisahkan “Masalah Utama” (Vital Few) dari masalah sepele.
Tips: Fokus pada batang tertinggi di kiri.
3. Visualisasi Data Numerikal (Angka)
Histogram (Sebaran)
Mirip Bar Chart, tapi batangnya menempel (no gaps).
- Digunakan untuk melihat bentuk distribusi data.
- Apakah Normal (Lonceng) atau Miring (Skewed)?
Scatter Plot (Hubungan)
Satu-satunya grafik dasar untuk melihat Korelasi.
- Titik naik = Hubungan Positif.
- Titik menyebar acak = Tidak ada hubungan.
🛠️ Praktik Excel Kilat:
- Pareto: Blok data > Insert > Statistic Chart > Pareto.
- Histogram: Blok data angka > Insert > Statistic Chart > Histogram.
- Scatter: Blok 2 kolom angka > Insert > Scatter (pilih yang titik saja).