Modul 08: Perhitungan Desain Faktorial 2^k

Modul 08: Perhitungan Desain Faktorial 2^k

Fokus: Matriks Desain & Perhitungan Efek Manual
Metode: Plus (+) dan Minus (-)
Referensi: Montgomery (Ch. 6) & Buku Ajar (Bab: Desain 2 Level)

📖 Baca Bab Faktorial 2^k

Bagaimana software statistik menghitung “Efek Suhu” atau “Efek Interaksi”? Ternyata bukan sihir. Mereka menggunakan tabel sederhana yang berisi tanda tambah (+) dan kurang (-).

Di modul ini, kita akan membongkar “Kotak Hitam” perhitungan tersebut menggunakan desain paling populer di dunia: Faktorial 2k.

Cube Plot: Hasil Eksperimen 3 Faktor

Gambar: Hasil Optimasi Mixture Design Nugget

1. Kode Sandi: Low (-) dan High (+)

Dalam desain faktorial 2 level, kita tidak peduli berapa nilai aslinya (misal: Suhu 100°C atau 200°C). Kita menyandikannya menjadi:

  • Low Level (-1): Batas Bawah (Misal: 100°C)
  • High Level (+1): Batas Atas (Misal: 200°C)

Ini disebut Coding Variable. Dengan cara ini, kita bisa membandingkan faktor yang satuannya beda (misal: Suhu dalam Celcius vs Waktu dalam Menit) secara adil.

2. Matriks Desain 2^2 (2 Faktor)

Misal kita punya Faktor A dan Faktor B. Total kombinasi adalah 22 = 4 run. Inilah “Peta Jalan” eksperimennya:

Run Faktor A Faktor B Interaksi AB Respon (y)
1 + 20
2 + 40
3 + 30
4 + + + 52

Perhatikan Kolom Interaksi AB:
Tanda di kolom ini didapat dari perkalian tanda A dan B.
Contoh Run 2: A(+) dikali B(-) = AB(-).

3. Rumus “Kontras”

Untuk menghitung seberapa besar pengaruh Faktor A, kita tinggal menjumlahkan Respon (y) dikalikan tandanya, lalu dibagi setengah jumlah data (n/2).

Rumus Efek Utama A:
= [(-1)(20) + (+1)(40) + (-1)(30) + (+1)(52)] / 2
= [-20 + 40 – 30 + 52] / 2
= 42 / 2
= 21

Artinya: Jika kita mengubah Faktor A dari level Rendah ke Tinggi, rata-rata respon akan NAIK sebesar 21 poin.

Bagaimana dengan Interaksi AB?
Gunakan tanda di kolom AB:

Rumus Efek Interaksi AB:
= [(+1)(20) + (-1)(40) + (-1)(30) + (+1)(52)] / 2
= [20 – 40 – 30 + 52] / 2
= 2 / 2
= 1

Artinya: Efek interaksi sangat kecil (hampir nol). Garis pada grafik kemungkinan besar sejajar.

4. Menuju 3 Faktor (Kubus)

Jika ada 3 faktor (A, B, C), maka kita butuh 23 = 8 kali percobaan. Bentuk geometrisnya bukan lagi persegi, tapi Kubus.

Kita akan punya banyak efek untuk dihitung:

  • 3 Efek Utama: A, B, C
  • 3 Interaksi 2 Arah: AB, AC, BC
  • 1 Interaksi 3 Arah: ABC (Biasanya sulit diinterpretasi dan sering diabaikan).

Tugas Latihan Manual

Jangan andalkan komputer dulu. Ambil kertas dan pulpen:

  1. Salin tabel 22 di atas.
  2. Hitung Efek Faktor B menggunakan rumus kontras (Gunakan tanda di kolom B).
  3. Berapa hasilnya? Apakah Faktor B berpengaruh positif (menaikkan respon) atau negatif (menurunkan respon)?

Di Modul 09, kita akan memasukkan angka-angka ini ke dalam analisis yang lebih lengkap: Analisis Varians (ANOVA) untuk Faktorial dan Interpretasi Grafik Kontur.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *