Seri Panduan Bisnis – Bagian 8

Maksimalkan ROI: Model Keputusan Investasi (Capital Investment)

Diadaptasi dari Bab VII modul “Pemanfaatan Excel-Solver Untuk Pengambilan Keputusan” (Aurino Djamaris).

Setelah sukses mengoptimalkan operasional dan logistik di seri sebelumnya, kini saatnya kita masuk ke ranah finansial strategis. Salah satu tugas terberat seorang eksekutif atau manajer keuangan adalah menentukan proyek mana yang harus didanai.

Bayangkan perusahaan Anda memiliki 5 proposal proyek yang sangat prospektif. Namun, total dana yang dibutuhkan untuk kelima proyek tersebut jauh melebihi batas anggaran (budget) perusahaan tahun ini. Anda harus memilih. Kombinasi proyek mana yang akan memberikan total keuntungan (Return/ROI) paling besar tanpa membuat perusahaan jebol secara *cash flow*?

Formulasi Model Investasi

Dalam panduan Bapak Aurino, kita merumuskan masalah ini dengan komponen berikut:

  • Pilihan Proyek: Daftar proposal yang tersedia.
  • Modal Dibutuhkan (Capital Required): Biaya investasi untuk masing-masing proyek.
  • Estimasi Keuntungan (Expected Return): Nilai keuntungan atau NPV dari setiap proyek.
  • Variabel Keputusan: Kolom kosong (Biner) yang akan diisi angka 1 (Proyek Dipilih) atau 0 (Proyek Ditolak) oleh Solver.

Langkah 1: Menyusun Tabel Portofolio Proyek

Buatlah tabel yang mendata seluruh proyek beserta Modal dan Keuntungannya. Siapkan satu kolom kosong sebagai Keputusan (Pilih/Tolak). Jangan lupa, catat juga Batas Anggaran Maksimal yang dimiliki perusahaan di sel terpisah.

Seorang manajer investasi sedang memutuskan untuk berinvestasi ke 7 pilihan investasi dengan keuntungan masing-masing investasi seperti pada Tabel 5. Tingkat Pengembalian Investasi. Total modal yang akan diinvestasikan adalah 50 Milyar.

Akan tetapi pemilik modal memberikan persyaratan bahwa investasi harus mengikuti aturan sebagai berikut:

  • Modal maksimum adalah 50 Milyar.
  • Kalau Investasi 1 maka tidak Investasi 2, dan sebaliknya.
  • Kalau Investasi 3 maka tidak Investasi 4, dan sebaliknya.
  • Jika Investasi 5 maka harus Investasi 6 atau Investasi 7.

Keuntungan investasi diperoleh dari rumus: Jumlah Modal yang diinvestasikan ke Inv ke-i (i= 1 s.d 7) dikalikan dengan Tingkat Pengembalian Inv ke-i.

Formulasi model ini disebut formulasi binary integer programming.

Tabel 5. Tingkat Pengembalian Investasi

Investasi ke Inv 1 Inv 2 Inv 3 Inv 4 Inv 5 Inv 6 Inv 7
Keuntungan 44 47 21 36 18 33 45

Langkah 2: Gunakan Rumus SUMPRODUCT

Agar Excel bisa menghitung total dana yang terpakai dan total keuntungan dari proyek-proyek yang “terpilih” saja, kita akan menggunakan fungsi andalan SUMPRODUCT.

  • Total Modal Terpakai: =SUMPRODUCT(Kolom_Modal_Dibutuhkan, Kolom_Keputusan). Rumus ini memastikan hanya modal dari proyek berangka “1” yang dijumlahkan.
  • Total Keuntungan (Return): =SUMPRODUCT(Kolom_Estimasi_Keuntungan, Kolom_Keputusan). Inilah yang akan menjadi target maksimal kita.
fungsi SUMPRODUCT dimasukkan untuk menghitung Total Modal dan Total Return.

Langkah 3: Atur Parameter Solver

Buka Data > Solver. Ingat pelajaran di Bagian 5, karena keputusan investasi sifatnya mutlak (Ya atau Tidak), kita harus menggunakan batasan Biner (bin).

  • Set Objective: Klik sel Total Keuntungan.
  • To: Pilih Max.
  • By Changing Variable Cells: Sorot sel kosong pada kolom Keputusan.
  • Constraint 1 (Keputusan Mutlak): Tambahkan aturan pada kolom Keputusan, ubah simbol tengahnya menjadi bin (binary).
  • Constraint 2 (Batas Anggaran): Pastikan Total Modal Terpakai harus kurang dari atau sama dengan (<=) Batas Anggaran Maksimal perusahaan.
image
image
image

Langkah 4: Solve! Temukan Portofolio Terbaik

Pilih metode ‘Simplex LP’, dan klik Solve.

BAM! Keputusan Investasi Paling Brilian

Tanpa perlu repot mencoba kombinasi tebak-tebakan, Solver langsung memilihkan portofolio proyek yang memberikan keuntungan tertinggi tanpa melewati batas budget perusahaan!

Kolom keputusan kini terisi angka 1 untuk proyek yang sangat layak didanai, dan 0 untuk proyek yang harus ditunda.

Solusi optimal Model Investasi Modal

Luar biasa tangkas! Model ini adalah alat pendukung keputusan (Decision Support System) tingkat tinggi yang wajib dikuasai oleh pengambil kebijakan strategis. Anda kini bisa mempresentasikan pilihan proyek kepada pemegang saham (stakeholders) dengan landasan matematis yang solid, bukan sekadar intuisi (feeling).

📚 Referensi Lengkap:
Untuk mendalami teori akademis dan melihat langkah teknis selengkapnya dari materi ini, Anda dapat mengunduh dokumen asli “Pemanfaatan Excel-Solver Untuk Pengambilan Keputusan” karya Bapak Aurino Djamaris melalui:
Repository Universitas Bakrie

Perjalanan kita belum berakhir! Di Bagian 9 mendatang, kita akan masuk ke materi paling advanced dan penting: Membaca Laporan Sensitivitas (Sensitivity Report). Bagaimana jika sewaktu-waktu harga bahan baku naik? Apakah keputusan investasi kita tetap aman? Temukan jawabannya di artikel selanjutnya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *