Discrete & Continuous Distributions

Sesi 05: Discrete & Continuous Distributions

Memodelkan Ketidakpastian Bisnis: Dari Binomial hingga Normal

Kunci sukses bab ini: Bedakan jenis datanya dulu.

1. Discrete Distributions (Hasil Menghitung)

Gunakan salah satu dari tiga “senjata” ini jika data Anda berupa bilangan bulat (jumlah orang, jumlah barang):

Binomial

Si “Sukses vs Gagal”

Ciri Utama:

  • Hanya 2 hasil (Ya/Tidak).
  • Jumlah trial ($n$) tetap.
  • Independen (Hasil tidak saling pengaruh).

Contoh: Melempar koin, Cek kualitas 10 barang.


Excel: =BINOM.DIST(…)

Poisson

Si “Kejadian per Waktu”

Ciri Utama:

  • Kejadian jarang (Rare events).
  • Terjadi dalam Interval (Waktu/Area).

Contoh: Jumlah nasabah datang per jam, Jumlah typo per halaman.


Excel: =POISSON.DIST(…)

Hypergeometric

Si “Tanpa Pengembalian”

Ciri Utama:

  • Mirip Binomial, tapi…
  • Dependen (Tanpa pengembalian).
  • Populasi kecil & terbatas.

Contoh: Mengambil 3 kartu remi sekaligus, Memilih tim komite.


Excel: =HYPGEOM.DIST(…)

2. Continuous Distribution (Hasil Mengukur)

The Normal Distribution (Kurva Lonceng)

Distribusi paling penting dalam statistik. Menggambarkan fenomena alami seperti tinggi badan, IQ, atau variasi berat produk.

Karakteristik:
  • Bentuk Lonceng Simetris.
  • Mean = Median = Mode (Di tengah).
  • Luas area total = 1 (100%).
Standard Normal ($Z$):

Kita bisa mengubah kurva normal apa pun menjadi Z-Score untuk menghitung peluang.

Rumus: Z = (X – μ) / σ

Aturan 68-95-99.7:
68% data ada di ±1σ | 95% data ada di ±2σ | 99.7% data ada di ±3σ
Distribusi Rumus Excel Parameter Penting
Binomial =BINOM.DIST(x, n, p, FALSE) n (jumlah trial), p (peluang sukses)
Poisson =POISSON.DIST(x, mean, FALSE) Mean (rata-rata kejadian)
Normal =NORM.DIST(x, mean, dev, TRUE) Selalu pakai TRUE (Cumulative) untuk luas area.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *