Seri Panduan Bisnis – Bagian 4

Optimasi Biaya Logistik: Model Transportasi di Excel Solver

Diadaptasi dari Bab III modul “Pemanfaatan Excel-Solver Untuk Pengambilan Keputusan” (Aurino Djamaris).

Di Bagian 3, kita telah berhasil menggunakan Excel Solver untuk **memaksimalkan keuntungan** produksi. Namun, bagaimana jika masalah bisnis Anda adalah tentang pengeluaran? Tentu saja, target kita berubah: kita ingin **meminimalkan biaya**.

Masalah ini sangat sering terjadi dalam dunia logistik dan rantai pasok (supply chain). Bayangkan Anda memiliki 3 pabrik di kota yang berbeda, dan Anda harus mengirimkan barang ke 3 gudang di kota tujuan yang berbeda pula. Setiap rute memiliki biaya pengiriman (ongkos kirim) yang berbeda-beda. Bagaimana cara membagi pengiriman agar semua permintaan gudang terpenuhi, kapasitas pabrik tidak jebol, tapi total ongkos kirimnya paling murah?

Jangan panik! Excel Solver punya solusinya melalui apa yang disebut dengan Model Transportasi.

Formulasi Model Transportasi di Excel

Mari kita langsung praktik. Buka lembar kerja Excel Anda yang baru, dan kita akan merumuskan modelnya sesuai panduan dari Bapak Aurino Djamaris.

Langkah 1: Susun Tabel Data (Biaya, Kapasitas, dan Permintaan)

Pertama, kita harus memetakan tabel matriks yang berisi biaya pengiriman dari setiap Sumber (Pabrik) ke setiap Tujuan (Gudang). Kita juga harus mencatat berapa kapasitas maksimal yang bisa dikirim oleh pabrik (Supply) dan berapa jumlah barang yang diminta oleh setiap gudang (Demand).

Model Excel untuk masalah transportasi

Langkah 2: Siapkan Tabel Variabel Keputusan

Buat satu tabel matriks lagi yang kosong tepat di bawah tabel biaya. Sel-sel kosong ini adalah Variabel Keputusan kita, yaitu jumlah barang yang akan dikirimkan dari masing-masing pabrik ke masing-masing gudang. Biarkan Solver yang mengisi angka ini nanti.

Langkah 3: Masukkan Rumus Total dan Fungsi SUMPRODUCT

Agar Solver bisa bekerja, kita harus memberikan indikator penjumlahan:

  • Jumlahkan total barang yang dikirim per Baris (Total dari Pabrik).
  • Jumlahkan total barang yang diterima per Kolom (Total ke Gudang).
  • Di sel terpisah, hitung Total Biaya Pengiriman dengan mengalikan tabel Biaya dengan tabel Variabel Keputusan menggunakan rumus =SUMPRODUCT(Tabel_Biaya, Tabel_Keputusan).
3. Masukan formula dengan menggunakan fungsi excel berikut

Solusi Model dengan Solver™

Sekarang, klik tab Data > Solver. Berbeda dengan kasus Bagian 3, kali ini ada perubahan kecil namun krusial pada pengaturan kita:

  • Set Objective: Klik sel yang berisi rumus Total Biaya Pengiriman.
  • To: Pilih Min (Karena target kita adalah meminimalkan biaya pengiriman).
  • By Changing Variable Cells: Sorot tabel matriks kosong (Variabel Keputusan) yang kita buat di Langkah 2.

Selanjutnya, tambahkan Fungsi Kendala (Constraints):

  1. Kendala Permintaan: Total barang yang diterima masing-masing gudang harus sama dengan (=) atau lebih besar (>=) dari permintaannya (Demand).
  2. Kendala Kapasitas: Total barang yang dikirim dari pabrik harus kurang dari atau sama dengan (<=) kapasitas pabrik tersebut (Supply).

Pastikan mencentang ‘Make Unconstrained Variables Non-Negative’, pilih ‘Simplex LP’, lalu klik Solve.

Memuat solver
gambar Kotak Dialog Parameter Solver untuk Model Transportasi

BAM! Strategi Logistik Terbaik Anda

Solver secara ajaib telah mendistribusikan rute pengiriman ke setiap tujuan.

Gudang yang permintaannya terpenuhi? Cek!
Pabrik yang tidak *over-capacity*? Cek!

Biaya Logistik Paling Minimum:
Ditemukan!

gambar hasil akhir lembar kerja Excel (Solusi Optimal) untuk Model Transportasi

Luar biasa! Bayangkan jika Anda memiliki puluhan pabrik dan ratusan agen di seluruh Indonesia. Menghitung rute termurah secara manual tentu akan menghabiskan waktu berhari-hari. Dengan model Transportasi di Excel Solver, Anda mendapatkan keputusan bisnis strategis hanya dalam hitungan detik.

Semoga panduan ini membantu Anda mengefisienkan bisnis Anda. Di Bagian selanjutnya, kita akan mengeksplorasi model lain yang tak kalah seru: Model Penugasan (Assignment) untuk membagi tugas kepada karyawan secara efisien. Sampai jumpa!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *