Sesi Ekstra: Advanced Logical Modeling

Kategori: Studi Kasus & Pendalaman | Basis Materi: Aurino’s Excel Modeling Notes
“Pemodelan data bukan sekadar menulis rumus sepanjang kereta. Ini adalah seni menerjemahkan logika bisnis yang rumit (penuh syarat dan pengecualian) menjadi bahasa yang dimengerti komputer. Sesi ini membongkar teknik ‘Thinking in Excel’ yang saya tulis dalam catatan Excel Modeling.”

1. Filosofi Modeling: Jangan Hardcode!

Kesalahan pemula adalah menulis angka langsung di dalam rumus (Hardcoding). Jika kebijakan berubah, Anda harus membongkar ribuan sel.

❌ Hardcoding (Rapuh)

=IF(A2>1000000, A2*0.05, 0)

Masalah: Jika batas bonus naik jadi 2 juta atau persen bonus berubah, rumus ini sampah.

✅ Dynamic Modeling (Kuat)

=IF(A2>$G$1, A2*$G$2, 0)

Solusi: Simpan angka parameter (1 Juta & 5%) di sel terpisah (G1 & G2). Ubah di satu tempat, semua rumus ikut berubah.

2. Deep Dive: Nested IF & Boolean Logic

Seperti yang tertulis dalam panduan “How to use nested IF”, tantangan utama adalah menangani banyak kondisi sekaligus.

Studi Kasus: Skema Komisi Bertingkat

Perusahaan memberikan bonus berdasarkan performa dengan syarat ketat:

  • Jika Sales < 50 Juta: Nol
  • Jika Sales 50-100 Juta: 5%
  • Jika Sales > 100 Juta: 10% DAN Wajib Hadir Full

Solusi Logika (Gabungan IF, AND, Nested):

=IF(Sales<50, 0,
  IF(Sales<=100, Sales*5%,
    IF(AND(Sales>100, Absen="Full"), Sales*10%, Sales*5%)
  )
)

Perhatikan bagaimana fungsi AND disisipkan di dalam IF level ketiga untuk memverifikasi kehadiran.

🚀 Tugas Modeling: “The Salary Matrix”

Buat model penggajian dinamis yang anti-hardcoding:

  1. Parameter Area: Di bagian atas Sheet, buat tabel kecil berisi variabel: UMR, Tunjangan Makan, Tunjangan Transport, Target Bonus.
  2. Database Karyawan: Tabel berisi Nama, Jabatan, Jumlah Hari Masuk, dan Total Penjualan.
  3. Rumus Gaji (Complex):
    • Gaji Pokok = Ambil dari UMR (gunakan Absolute Reference).
    • Tunjangan = (Hari Masuk x Tunjangan Makan) + (Hari Masuk x Transport).
    • Bonus = Gunakan logika Nested IF yang mengacu pada Target Bonus di Parameter Area.
  4. Uji Ketahanan: Ubah angka di Parameter Area. Jika seluruh hasil perhitungan gaji di bawahnya berubah otomatis, model Anda sukses.
Pesan Utama:

Excel Modeling bukan tentang menghafal rumus, melainkan membangun sistem yang fleksibel (Dynamic) dan logis (Logical) untuk mengantisipasi perubahan bisnis.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *