Statistika:
Seni Mengolah Nalar.
Statistika bukan sekadar tumpukan rumus kaku. Ia adalah instrumen untuk menavigasi ketidakpastian. Di Aurinoworks, kita membedah bagaimana informasi lahir agar Anda bisa membedakan antara fakta dan manipulasi.
Pahami Alur Nalar Data
Siklus Kerja Intelektual →
1. Konstruksi Variabel
Data tidak turun dari langit dalam keadaan rapi. Ia dimulai dari keberanian kita **Mendefinisikan Variabel**. Jika definisinya “abu-abu”, maka seluruh analisis berikutnya adalah sia-sia.
Definisi Operasional
“Oooo Begitu Moment”: Mengapa angka butuh deskripsi teknis?
Categorical vs Numerical
Klasifikasi mendasar untuk menentukan metode penyimpulan yang diizinkan.
Discrete vs Continuous
Membedah perbedaan proses “Membilang” (Counting) vs “Mengukur” (Measuring).
Skala Pengukuran NOIR
Nominal
Hanya Label. Tanpa Peringkat.
Ordinal
Ada Urutan. Jarak Tak Pasti.
Interval
Jarak Pasti. Nol Bukan Kosong.
Ratio
Punya Nol Mutlak.
Analogi Manajerial: Jangan terjebak menghitung rata-rata dari data tingkat kepuasan (Ordinal). Itu adalah kesalahan nalar. Angka 1 sampai 5 di sana hanyalah simbol urutan, bukan kuantitas murni.
2. Mekanisme Akuisisi Data
Populasi vs Sampel
Kita tidak perlu memakan seluruh panci sup untuk tahu rasanya. Namun, satu sendok yang Anda ambil harus benar-benar mewakili rasa sup di dasar panci.
Sampling Frame
Daftar item atau individu yang menjadi pijakan pengambilan sampel. Jika pijakannya cacat, kesimpulan Anda akan rubuh.
Metode Representatif
Probability Sampling
Mekanisme acak untuk membunuh bias manusia.
Metode Praktis
Non-Probability
Efisien, namun berisiko tinggi secara ilmiah.
Anchor: Integritas Data
Waspada 4 Sumber Kesalahan
Manipulasi informasi seringkali terjadi bukan melalui angka yang salah, melainkan melalui **cara pengambilan data yang bias**. Sebagai verifikator, Anda harus membedah celah-celah berikut.
1. Coverage Error
“Siapa yang tidak masuk dalam radar Anda?”
2. Nonresponse Error
“Kenapa kelompok tertentu menolak menjawab?”
3. Sampling Error
“Variasi alami yang tak terhindarkan.”
4. Measurement Error
“Apakah pertanyaan Anda sengaja menjebak?”