Sesi 11: Earned Value Analysis (EVA) – Mengukur Kesehatan Proyek
Banyak Manajer Proyek terjebak dengan laporan: “Uang sudah habis 50%, berarti proyek sudah jalan 50%.” Ini adalah kesalahan fatal. Earned Value Analysis (EVA) menjawab pertanyaan: “Dengan uang yang sudah keluar, berapa nilai pekerjaan yang benar-benar sudah kita selesaikan?”
3 Indikator Utama EVA
- PV (Planned Value): Berapa nilai pekerjaan yang seharusnya selesai saat ini (menurut rencana/baseline).
- AC (Actual Cost): Berapa uang yang nyatanya sudah keluar.
- EV (Earned Value): Berapa nilai pekerjaan yang secara fisik sudah selesai (Hasil kerja).
Indeks Sakti: CPI dan SPI
Dua angka ini adalah “rapor” Manajer Proyek:
- CPI (Cost Performance Index) = EV / AC
- Jika $> 1.0$: Proyek Under Budget (Hemat).
- Jika $< 1.0$: Proyek Over Budget (Boros).
- SPI (Schedule Performance Index) = EV / PV
- Jika $> 1.0$: Proyek Ahead of Schedule (Cepat).
- Jika $< 1.0$: Proyek Behind Schedule (Terlambat).
Praktik MS Project: Memunculkan Laporan EVA
MS Project menghitung angka-angka ini secara otomatis jika Bapak sudah mengisi Standard Rate (Sesi 07), mengunci Baseline (Sesi 09), dan melakukan Update Progres (Sesi 10).
- Klik kanan pada kolom di tabel (misal kolom Task Name).
- Pilih Insert Column.
- Cari kolom: CPI, SPI, CV (Cost Variance), dan SV (Schedule Variance).
- Untuk laporan visual: Klik Tab Report -> Costs -> Earned Value Report.
Analisis Aurinoworks: “Gunakan CPI dan SPI sebagai alat navigasi. Jika CPI Anda 0.8, artinya Anda hanya mendapatkan nilai kerja seharga Rp 800 dari setiap Rp 1.000 yang Anda keluarkan. Di sini jiwa ‘Forget the Box’ Bapak diuji: Apakah Anda akan menambah lembur (menurunkan CPI lebih jauh) atau memperbaiki efisiensi metode kerja?”