Sesi 03: Numerical Descriptive Measures
Memahami Cerita di Balik Pusat, Sebaran, dan Bentuk Data
1. Central Tendency (Pusat Data)
Satu angka yang mewakili ribuan data. Pilih yang mana?
Mean
(Rata-rata)
Rumus: X̄ = ΣX / n
Sensitif terhadap Outlier.
Median
(Nilai Tengah)
Posisi data ke-50%
Kebal terhadap Outlier. Cocok untuk Gaji/Properti.
Mode
(Modus)
Paling sering muncul
Cocok untuk Kategori.
⚠️ Jebakan Rata-Rata (Skewness):
Jika data miring ke kanan (seperti gaji karyawan), biasanya Mean > Median. Jangan gunakan Mean untuk negosiasi gaji karena angkanya “terlalu tinggi” dibanding kenyataan.
Jika data miring ke kanan (seperti gaji karyawan), biasanya Mean > Median. Jangan gunakan Mean untuk negosiasi gaji karena angkanya “terlalu tinggi” dibanding kenyataan.
2. Variation (Sebaran/Risiko)
Rata-rata saja tidak cukup. Dalam investasi, Variasi = Risiko.
Standard Deviation (S)
Mengukur rata-rata jarak setiap data dari pusatnya.
- S Kecil: Data stabil/konsisten.
- S Besar: Data menyebar/berisiko.
Coefficient of Variation (CV)
CV = (S / X̄) × 100%
Gunakan ini untuk membandingkan risiko dua data yang satuannya beda (misal: Saham Rp 1.000 vs Saham Rp 50.000).
3. Exploring Data & Excel Formulas
Five-Number Summary (Box Plot)
Cara cepat melihat kesehatan data tanpa melihat tabel:
Min
(Terkecil)
(Terkecil)
Q1
(25%)
(25%)
Median
(50%)
(50%)
Q3
(75%)
(75%)
Max
(Terbesar)
(Terbesar)
💻 Rumus Wajib Excel:
| Rata-rata (Mean) | =AVERAGE(range) |
| Median | =MEDIAN(range) |
| Standar Deviasi (Sampel) | =STDEV.S(range) |
| Kuartil | =QUARTILE.EXC(range, 1) |