Seri Panduan Bisnis – Bagian 2

3 Kunci Utama Menerjemahkan Masalah Bisnis ke Excel Solver

Melanjutkan panduan dari modul Bapak Aurino Djamaris.

Di Bagian 1, kita sudah mengaktifkan fitur Solver. Pertanyaannya sekarang: Lalu, bagaimana cara pakainya?

Agar Solver bisa bekerja maksimal, kita tidak bisa asal memasukkan angka. Berdasarkan panduan “Pemanfaatan Excel-Solver Untuk Pengambilan Keputusan”, kita harus merumuskan masalah tersebut ke dalam sebuah model matematika yang logis.

3 Komponen Wajib Solver

Jangan khawatir mendengar kata “matematika”, konsepnya sangat sederhana. Setiap masalah optimasi memiliki 3 komponen utama:

1. Variabel Keputusan (Decision Variables)

“Apa yang dijadikan keputusan?”

Ini adalah hal-hal yang berada di bawah kendali Anda. Misalnya: Berapa banyak setiap produk harus dibuat?. Di dalam Excel, variabel keputusan adalah sel-sel kosong yang nantinya akan diisi secara otomatis oleh Solver.

2. Fungsi Tujuan (Objective Function)

“Apa yang menjadi ukuran kinerja untuk keputusan ini?”

Setiap bisnis pasti punya target akhir. Biasanya ada dua pilihan: Maksimalisasi (Max) seperti memaksimumkan keuntungan dari produk yang dibuat, atau Minimalisasi (Min). Ini akan dimasukkan pada kolom “Set Objective”.

3. Fungsi Kendala (Constraints)

“Apa yang menjadi kendala/batasan dalam keputusan ini?”

Sumber daya selalu terbatas. Inilah yang disebut constraints. Contohnya: jumlah jam kerja yang tersedia, kapasitas mesin, atau batas bahan baku.

7 dialog masukan solver parameter

Mengapa 3 hal ini penting? Ibarat menyuruh asisten belanja, Anda harus memberitahu apa yang mau dibeli (Tujuan), barang apa yang boleh dipilih (Variabel), dan maksimal uangnya (Kendala). Jika sudah paham konsep ini, bersiaplah untuk Bagian 3, di mana kita akan praktik langsung memecahkan kasus “Mebel Apik” di Excel!

Seri Panduan Bisnis – Bagian 3

Praktik Langsung Solver: Studi Kasus “Mebel Apik”

Selamat datang di praktik langsung! Mari kita buka Excel dan terapkan 3 kunci dari Bagian 2. Kita akan mengambil studi kasus “Mebel Apik” dari modul Bapak Aurino Djamaris.

Langkah Praktis di Excel

Langkah 1: Formulasikan Model Keputusan

Buatlah tabel data keputusan produksi Mebel (Meja, Kursi, dan Lemari) berserta data profit dan kendala sumber daya jam kerja tukang kayu dan tukang cat.

model excel untuk masalah transportasi

Langkah 2: Masukkan Rumus Fungsi SUMPRODUCT

Agar formula lebih rapi, masukkan fungsi SUMPRODUCT pada sel yang menghitung Sumber Daya Terpakai dan Total Profit.

memasukkan formula sumproduct()

Langkah 3: Setting Parameter Solver

Pada tab Data, klik Solver. Masukkan parameter sel Tujuan (TotalProfit), sel Variabel (JumlahBuat), dan pastikan Anda memilih metode Max.

7 dialog masukan solver parameter

Jangan lupa untuk menambahkan batasan (constraints) bahwa sumber daya yang terpakai tidak boleh melebihi kapasitas yang tersedia.

8 dialog untuk menambahkan constraint

Langkah 4: Solve! (Momen Kebenaran)

Centang ‘Make Unconstrained Variables Non-Negative’, pilih ‘Simplex LP’, dan klik tombol Solve.

BAM! “Aha! Moment” Anda

Sesuai kesimpulan di modul Djamaris, Anda akan mendapat solusi optimal: 40 meja dan 40 kursi, serta tidak membuat Lemari.

Total Profit Maksimal: Rp 44.000

9 solusi optimal model dalam tampilan ms. excel

Luar biasa, bukan? Sumber daya Anda digunakan semuanya tanpa ada yang menganggur. Anda telah menghemat waktu perhitungan manual secara drastis!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *